ホーム
制度
健康
栄養
FOOD GUIDELINES
ICHIJU SANSAI

Makanan yang disedikan oleh Eiken menganut pada konsep Ichiju Sansai. Ichiju Sansai (一汁三菜) adalah konsep dasar dalam tradisi kuliner Jepang yang berarti "satu sup dan tiga lauk". Istilah ini merujuk pada komposisi ideal dari satu hidangan makan lengkap yang seimbang, terdiri dari elemen-elemen berikut:
-
Satu sup (ichiju / 一汁): Biasanya berupa sup miso, tetapi bisa juga berupa jenis sup lain, seperti sup kaldu atau sup berbahan dasar sayuran. Sup ini berfungsi untuk memberikan cairan, rasa hangat, serta gizi tambahan
-
Satu lauk utama (shusai / 主菜): Lauk utama ini umumnya berupa protein, seperti ikan, daging, tahu, atau tempe. Dalam masakan tradisional Jepang, ikan sering menjadi pilihan utama, baik dalam bentuk panggang, goreng, maupun mentah seperti sashimi.
-
Dua lauk pendamping (fukusai / 副菜):Lauk pendamping biasanya adalah sayuran atau hidangan nabati lain yang diolah dengan teknik seperti direbus, dikukus, atau ditumis. Contohnya termasuk sayuran yang ditumis, acar (tsukemono), atau rebusan berbahan dasar sayur dan rumput laut.
-
Nasi (gohan / ご飯): Walaupun tidak termasuk dalam istilah "ichiju sansai", nasi adalah elemen utama dari hidangan tradisional Jepang dan selalu disajikan sebagai pendamping.
Ichiju Sansai berfokus pada keseimbangan nutrisi dan estetika dalam penyajian makanan. Setiap elemen dari hidangan ini bertujuan untuk menciptakan variasi rasa, tekstur, dan warna, sekaligus memberikan gizi yang seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral. Selain itu, makanan dalam konsep ini biasanya diolah dengan cara sederhana untuk mempertahankan rasa alami bahan-bahan, selaras dengan prinsip harmoni dengan alam yang dipegang kuat dalam budaya Jepang.
Food Guide Spinning Top

Untuk dapat memenuhi kecukupan nutrisi bagi warga Mahoutokor JP, Eiken mengikuti panduan nutrisi yang dikembangkan oleh pemerintah Jepang.
Piramida makanan Jepang (Japanese Food Guide Spinning Top atau "食事バランスガイド") adalah panduan nutrisi untuk mendorong pola makan sehat. Piramida ini lebih berbentuk seperti gasing, yang menunjukkan keseimbangan antara berbagai kelompok makanan dan pentingnya aktivitas fisik. Piramida ini berbeda dari piramida makanan Barat dengan beberapa penyesuaian berdasarkan tradisi makan di Jepang.
Elemen Piramida Makanan Jepang:
-
Makanan Pokok (nasi, roti, mi, pasta): Terletak di bagian terluas (atas), ini adalah sumber utama energi. Karbohidrat seperti nasi dan mi adalah komponen penting dalam diet Jepang. Dianjurkan untuk mengonsumsi 5-7 porsi sehari.
-
Sayur-sayuran: Ada di bagian kedua setelah karbohidrat, dengan anjuran 5-6 porsi sehari. Sayuran memberikan serat, vitamin, dan mineral penting.
-
Daging, Ikan, Telur, Kacang-kacangan: Sumber protein yang mencakup ikan, daging tanpa lemak, telur, dan produk berbasis kacang seperti tahu. Disarankan 3-5 porsi sehari.
-
Susu dan Produk Olahannya: Di bagian selanjutnya, dengan rekomendasi 2 porsi sehari. Produk ini penting untuk asupan kalsium.
-
Buah-buahan: Buah direkomendasikan sebanyak 2 porsi sehari untuk sumber vitamin dan mineral.
-
Minyak dan Lemak: Terletak di bagian atas dan kecil dari piramida, menunjukkan bahwa konsumsi minyak dan lemak harus dibatasi.
-
Air dan Teh: Konsumsi air atau teh hijau yang bebas kalori juga sangat dianjurkan. Biasanya disarankan 6-8 gelas sehari.
-
Olahraga: Terdapat gambar orang berlari di bagian atas piramida, menekankan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.
FOOD PICKUP

Pelaporan pengambilan makanan dilakukan dengan plotting 1x/minggu dengan ketentuan:
-
Berisi minimal 5 replies (tidak termasuk head plot)
-
Menggambarkan kegiatan selama mengambil makan setiap harinya (misalnya, mengantre, memilih makan, makan bersama teman, dll). Apabila melakukan plot bersama teman, maka ada penambahan minimal replies +2/orang. (Apabila berdua menjadi min. 7 replies, apabila bertiga menjadi min. 9 replies, dst.)
-
Harus memilih 1 jenis nasi, 1 jenis sup, 1 lauk utama, 2 lauk pendamping, serta 1 pencuci mulut dan 1 minuman. Air mineral sudah termasuk dalam menu sehingga wajib disertakan dalam plot.
-
Sesuai dengan ketentuan diet
Balanced Diet: 3 Kategori Menu High Calorie, 3 Kategori Menu Low Calorie (Contoh: mengambil menu High Calorie pada Gohan, Shiru dan Shusai, lalu menu Low Calorie pada Fukusai, Kuchinaoshi, dan Nomimono)
High Calorie: 6 Kategori Menu High Calorie
Low Calorie: 6 Kategori Menu Low Calorie
Head Plot (Opsional)
1. Tuliskan rentang tanggal pengambilan makanan
2. Nama lengkap dan ID
3. Dapat berupa gambar atau tulisan
Contoh Plot
Pengambilan Makanan
Periode 14-20 Oktober 2024
Kikuzawa Yune - 2405JM004
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Yūne sudah bertekad untuk menurunkan berat badan. Dia mulai membatasi asupan yang masuk ke tubuhnya. Beruntung, Eiken menyediakan diet rendah kalori yang sangat membantu Yūne dalam menghitung asupan dirinya.
Hari ini, puan itu menjatuhkan pilihan pada Genmai daripada Sushi meshi untuk nasi. Gadis itu kemudian terdiam, bimbang pada pilihan antara Miso Soup atau Suimono. Setelah menimbang, dia pun memilih untuk mengambil Miso Soup.
Sejak kemarin, dia ingin sekali memakan ikan dan beruntungnya kali ini Yakizakana ada di dalam pilihan lauk utama. Untuk melengkapi asupannya, Gobo no Kinpira dan Tsukune menjadi lauk pendamping yang dia pilih. Tak lupa ia mengambil hidangan pencuci mulut yakni potongan buah Jeruk Meiken dan Apel Fuji.
Berbekal nampan yang telah terisi penuh juga segelas matcha latte dan air mineral, Yūne pun berjalan mencari tempat duduk kosong di area makan ini. Puan itu beberapa kali berpapasan dengan rekannya yang juga sedang menikmati makanan. Yūne pun memberikan senyuman dan sesekali sapaan.
Setelah melihat spot kosong yang menurutnya cukup nyaman, Yūne kemudian menikmati makanannya dengan hikmat. "いただきます!" seru puan itu sebelum satu suapan memasuki mulutnya.
Selesai.