QUEST UMUM
Quest Umum merupakan serangkaian misi yang dilakukan secara kolektif oleh para gakusei seluruh asrama, biasanya berfokus pada kegiatan sehari-hari yang mendukung kesejahteraan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat, serta memberikan pelatihan praktis dalam keterampilan yang relevan. Setiap quest umum memiliki tujuan khusus yang berkaitan dengan pertanian, peternakan, infrastruktur, atau pelayanan komunitas, yang tidak hanya mengembangkan keterampilan praktis tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di antara para gakusei.
Catatan: Klik pada nomor quest untuk melihat detail quest. Detail quest hanya dapat dibuka menggunakan password yang diberikan setelah klaim quest berhasil dilakukan.
Persiapan Upacara Doa Musim Panas mengalami kendala setelah ketidakseimbangan arus energi spiritual dari air terjun suci melepaskan puluhan pita harapan dari lorong gerbang Torii. Embusan angin spiritual tersebut membuat pita-pita berhamburan ke berbagai sudut kompleks, mulai dari taman zen hingga tepian pelataran batu.
Di Distrik Chūshin, pusat pemerintahan Kota Takamagahara, sebagian besar kurir administrasi jatuh sakit sehingga banyak dokumen resmi, paket logistik, dan perlengkapan penting tertahan di Pos Distribusi Administratif. Keterlambatan tersebut mulai menghambat aktivitas berbagai kantor pemerintahan, balai administrasi, serta layanan publik yang melayani masyarakat setiap hari.
Setiap pergantian musim, para biksu penjaga spiritualitas Mahoutokoro menggelar Upacara Pembersihan Rohani di Ruang Kuil Doa untuk menjaga pendar energi magis di sekitar bangunan induk tetap murni. Karena besarnya skala upacara ini, para biksu membutuhkan bantuan dari Gakusei untuk mempersiapkan ritual sakral tersebut.
Suasana tenang di sekitar aliran sungai Hotarubi Lounge mulai terusik setelah rumpun paku-pakuan sihir dan lumut bercahaya berulang kali ditemukan tercabut setiap pagi. Kecurigaan para perawat taman saat ini tertuju pada sekelompok Kodama yang kerap berkeliaran di antara lentera melayang.
Puluhan lonceng kristal digantung di aula kayu. Setiap lonceng hanya berbunyi jika mantra dilantunkan dengan ritme batin yang tepat. Nada yang sumbang akan menciptakan gema yang mengganggu konsentrasi seluruh ruangan. Gakusei harus membuat rangkaian nada yang harmonis. Ujian ini mengajarkan keselarasan antara sihir dan perasaan.
Sebuah laporan masuk mengenai adanya sebuah toko alat sihir tiruan yang beroperasi secara ilegal di sekitar area pasar dan foodcourt menyebarkan brosur iklan yang dilapisi mantra hipnotis ringan. Warga yang membaca brosur tersebut mendadak berjalan linglung dan terus-menerus menguras dompet mereka untuk membeli barang di toko tersebut.
Mantra kuno yang rusak akibat kesalahan generasi sebelumnya. Gakusei harus menstabilkan mantra tanpa memperkuatnya. Kesalahan dapat menciptakan ketidakseimbangan energi di area latihan. Ujian ini mengajarkan kehati-hatian dan etika sihir.
Menjelajahi Desa Yukitsuki untuk menyelidiki padamnya sejumlah lentera biru yang digunakan dalam ritual penghormatan roh penjaga salju menjelang malam bulan purnama.
Di Desa Mizukusa, aliran Sungai Nami-no-Michi (波の道川) yang menjadi sumber kehidupan desa tiba-tiba melemah. Akibatnya, tanaman air magis mulai layu, proses pembuatan ramuan penyembuhan terganggu, dan ritual pemurnian air tidak dapat berjalan dengan sempurna.
Gerbang magis yang menghubungkan area terlarang Mahoutokoro. Kabut di sekitarnya bereaksi terhadap kewaspadaan penjaga. Sedikit lengah membuat kabut berubah bentuk dan menyesatkan. Gakusei harus berjaga semalaman penuh. Ujian ini menilai tanggung jawab atas keselamatan bersama.
Menyelidiki gangguan sihir yang menyebabkan ilusi rekreasional di Distrik Goraku menjadi tidak stabil setelah sebuah "bintang jatuh" terlihat melintasi langit malam dan menghantam salah satu taman hiburan sihir
Suatu malam, salah satu Menara Pengintai Hōan tiba-tiba berhenti mengirimkan laporan ke pusat pertahanan. Tidak ada tanda serangan, kerusakan, ataupun penyusup yang terdeteksi. Namun sejak menara tersebut membisu, sistem keamanan Distrik Hōan mulai menunjukkan titik-titik buta yang tidak seharusnya ada.
Ruang tanpa cahaya, suara, atau arah. Tidak ada lantai yang terasa jelas, hanya aliran sihir halus. Gakusei harus menemukan titik pusat ruangan dengan merasakan arus energi, bukan melihat. Kepanikan akan membuat ruang terasa semakin luas. Ujian ini melatih intuisi dan kepercayaan pada diri sendiri.
Aktivitas industri di Desa Kurogane mulai terganggu setelah logam-logam sihir hasil produksi mendadak kehilangan sifat magisnya, menyebabkan kegagalan pada pengukiran rune dan ketidakstabilan komponen kendaraan sihir. Penurunan kualitas ini mengancam pesanan penting serta reputasi peleburan tertua di Onogoro.
Di Desa Yukitsuki, para pengrajin jimat mulai melaporkan fenomena aneh. Jimat pelindung yang biasanya mampu menjaga kestabilan energi tiba-tiba retak tanpa sebab, sementara kristal es sihir di sekitar desa memancarkan cahaya kebiruan yang tidak beraturan setiap malam.
Beberapa peneliti di Danau Kogane melaporkan fenomena yang mengkhawatirkan. Semburan cahaya emas yang biasanya muncul sesekali kini terjadi hampir setiap malam. Bersamaan dengan itu, para penghuni mulai mengalami mimpi yang sama: sosok-sosok berkilau yang muncul dari dasar danau dan memanggil mereka menuju pusat perairan
Fenomena peniruan suara di sekitar Gunung Shinku yang semula diduga sebagai gangguan Hidariko biasa kini teridentifikasi sebagai ancaman berskala besar. Investigasi mendalam mengungkap bahwa ribuan Hidariko tersebut tengah dikendalikan secara massal oleh Roh Api dari dalam perut gunung untuk menjebak warga dan mencari celah pelarian dari segel penahannya.
Sebuah pulau kuno yang dikenal sebagai Onigashima muncul dari laut hanya sekali dalam lima puluh tahun ketika fenomena pasang sihir terjadi. Menurut legenda, pulau tersebut merupakan benteng para Oni dan menyimpan artefak penjaga bernama Oni no Magatama, peninggalan yang mampu menstabilkan aliran energi di wilayah pesisir.
Namun dalam beberapa bulan terakhir, para peneliti melaporkan fenomena yang tidak pernah tercatat sebelumnya di Gunung Shinku. Situasi memburuk ketika beberapa sensor sihir di Kawah Shinku mencatat denyut energi yang menyerupai detak jantung raksasa dari kedalaman gunung.
Sebuah Topeng Noh kuno baru saja dipindahkan ke Museum Artefak Takamagahara dari sebuah kuil yang telah lama ditinggalkan. Namun, sejak malam pertama penyimpanannya, para penjaga museum mulai mengalami mimpi yang sama dan terbangun tanpa mengingat apa pun.
Fenomena langit langka menyebabkan beberapa pecahan bintang yang dipenuhi energi spiritual jatuh di kawasan Gunung Hoshikage. Benda-benda yang dikenal sebagai Hoshi no Kakera tersebut merupakan material langka yang digunakan Mahoutokoro dalam pembuatan berbagai artefak sihir.
Aktivitas vulkanik Gunung Shinku meningkat tajam setelah fenomena napas gunung memicu ketidakstabilan aliran energi termal dan keretakan magma di sepanjang lereng. Runtuhnya resonansi sihir di dalam gunung ini mengancam kehancuran total pemukiman Lembah Kagerou serta isolasi permanen bagi Desa Hinokami.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kuzunoha Gate mengalami kegagalan fungsi yang menyebabkan ilusi pelindung Distrik Naniwa melemah dan mengaburkan batas antara dunia sihir dengan populasi non-sihir. Situasi semakin kritis dengan masuknya makhluk gaib dari jalur energi liar ke kawasan bawah tanah Osaka akibat sabotase terencana oleh kelompok ekstremis.
Di pegunungan utara Takamagahara terdapat Mata Air Seiryū, sumber air suci yang selama berabad-abad dijaga oleh Roh Naga Seiryū. Berkat perlindungannya, aliran energi alam di seluruh wilayah tetap seimbang. Namun belakangan ini, energi di sekitar mata air menjadi tidak stabil dan memicu badai sihir yang mulai mengganggu berbagai distrik.
Saat Festival Cahaya berlangsung, batas antara dunia manusia dan Hikari no Sekai menjadi sangat tipis. Di tengah kemeriahan festival, seorang anak penyihir bernama Ren menghilang tanpa jejak setelah mengikuti cahaya misterius menuju sebuah gerbang kuno. Mahoutokoro menerima laporan bahwa Ren kemungkinan telah memasuki Hikari no Sekai, alam tempat para roh baik dan makhluk cahaya hidup berdampingan
























