top of page
logo tsuki.png

月読

TSUKIYOMI

SPIRIT OF THE MOON

Tsukiyomi House ThemeMusic
00:00 / 36:24

Selamat datang di Asrama Tsukiyomi (月読), satu dari tiga asrama di Mahoutokoro JP, yang memancarkan pesona magis di bawah cahaya bulan, tempat kecerdasan, keindahan, dan keanggunan bertemu dalam harmoni sempurna. Sebagai wadah bagi para pelajar di sekolah sihir terkemuka di Jepang tersebut, Tsukiyomi mewakili kebijaksanaan yang tercermin dari tiga konsep kuno Jepang: Yūgen (幽玄), Mono no Aware (物の哀れ), dan Chōjirushi (蝶尽し).

Asrama Tsukiyomi memiliki nama yang kaya akan makna dan hubungan yang kuat dengan bulan. Penamaan "Tsukiyomi" memiliki dua komponen dalam bahasa Jepang: "Tsuki" (月) yang berarti "bulan" dan "Yomi" (読) yang berasal dari kata kerja "yomu" yang berarti "membaca" atau "menyimak". Secara harfiah, "Tsukiyomi" dapat diartikan sebagai "membaca bulan" atau "menyimak bulan".

Penamaan ini merujuk pada koneksi spiritual yang terkait dengan energi bulan, sekaligus sebagai penghormatan pada Tsukuyomi-no-Mikoto, dewa bulan yang dianggap sebagai salah satu dari tiga dewa utama di alam semesta. Dirinya sering kali dihubungkan dengan kebijaksanaan, kesucian, dan refleksi spiritual. Oleh karena itu, nama "Tsukiyomi" mencerminkan afiliasi asrama ini dengan bulan, serta penekanan pada nilai-nilai spiritual dan kebijaksanaan yang dihormati di Mahoutokoro JP.

Di dalam Asrama Tsukiyomi, para murid diajarkan untuk meresapi kebijaksanaan bulan serta memahami siklus alam dan energi magis yang melimpah dari salah satu keajaiban semesta tersebut. Mereka belajar untuk menggunakan koneksi spiritual dengan bulan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang kehidupan, serta untuk meningkatkan kemampuan sihir mereka.

studs at moonlit harmony alchemy lab.png
studs at lunar technocraft hall.png
studs at the outdoor library.jpeg
BAGIAN 1.png
tsy great hall.png
main gate.png
tsy main building.png

Tsukiyomi mewakili kebijaksanaan mendalam yang tercermin dari tiga konsep kuno Jepang:

Yūgen (幽玄), Mono no Aware (物の哀れ), dan Chōjirushi (蝶尽し).

uniform girl 1.png
YŪGEN
幽玄

Yūgen menggambarkan sesuatu yang indah, misterius, dan mendalam, yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata atau dipahami sepenuhnya oleh akal pikiran manusia. Ini merujuk pada pengalaman atau keadaan yang menginspirasi perasaan kagum dan keheranan, serta menyiratkan kedalaman spiritual yang tak terukur.

Cerminan Asrama: Para murid Asrama Tsukiyomi, dengan kecerdasan dan kebijaksanaan mereka, mencerminkan esensi Yūgen dalam pemahaman mendalam mereka tentang kehidupan, alam semesta, dan keajaiban spiritual. Mereka memiliki kedalaman pengetahuan dan pemahaman yang melampaui pemahaman konvensional, menciptakan aura misterius dan kebijaksanaan yang mempesona di antara sesama murid dan komunitas sekolah.

物の哀れ
MONO NO AWARE 

Mono no Aware merujuk pada perasaan empati terhadap kehancuran atau ketidakmampuan hal-hal bersifat fana. Ini mencakup rasa keindahan yang tercipta dari kesadaran akan keindahan yang sementara dan kerentanan yang ada di dunia, serta perasaan simpati terhadap penderitaan dan kehilangan.

Cerminan Asrama: Para murid Asrama Tsukiyomi, dengan keindahan dan kebijaksanaan batin mereka, mencerminkan aspek Mono no Aware melalui kepekaan dan empati terhadap pengalaman hidup dan perasaan sesama. Mereka tidak hanya menghargai keindahan dan keindahan dalam segala hal, tetapi juga merasakan dengan lebih dalam karena kesadaran akan sifat sementara dan berubahnya segala sesuatu.

ef67a385-0363-45a9-a2da-d0d10afd7ec4.png
uniform girl 2.png
CHŌJIRUSHI
請示徴

Chōjirushi merujuk pada simbol-simbol dan pertanda-pertanda yang mengandung makna spiritual atau filosofis. Ini mencakup penemuan dan interpretasi tanda-tanda alam atau tanda-tanda kehidupan sebagai petunjuk atau pengarah untuk mengungkapkan makna yang lebih dalam dan universal.

Cerminan Asrama: Para murid Asrama Tsukiyomi menunjukkan Chōjirushi melalui kemampuan untuk mengenali dan memahami tanda-tanda kebijaksanaan dan kecerdasan di sekitar mereka. Seorang Tsukiyomi mampu melihat dan menginterpretasikan petunjuk-petunjuk yang halus, serta menggunakan kecerdasan dan kebijaksanaan diri untuk mengambil keputusan yang benar, mengarahkan langkah-langkah mereka menuju kesuksesan dan kesejahteraan.

Dengan demikian, karakteristik cerdas, indah, dan bijaksana dari murid Asrama Tsukiyomi secara alami terhubung dengan tiga konsep kuno Jepang ini, menciptakan suasana yang kaya akan makna, keindahan, dan spiritualitas di dalam asrama.

 Berikut adalah pemahaman yang lebih mendalam tentang karakteristik murid Asrama Tsukiyomi:  

Murid-murid di Asrama Tsukiyomi adalah perwujudan dari kecerdasan yang tinggi, keindahan yang langka, dan keanggunan yang mempesona. Mereka dipilih berdasarkan bakat alami dalam sihir, tetapi lebih dari itu, mereka juga memiliki kepekaan spiritual yang mendalam dan koneksi yang kuat dengan energi magis bulan.

  1. Kecerdasan yang Tinggi: Murid-murid Tsukiyomi terkenal dengan kecerdasan mereka yang luar biasa. Mereka memiliki kemampuan untuk memahami konsep-konsep yang kompleks dalam sihir dan ilmu pengetahuan, serta mampu menemukan solusi kreatif untuk setiap tantangan yang dihadapi.

  2. Keindahan Rupa yang Langka: Setiap murid di Tsukiyomi memiliki keunikan dan keindahan yang langka dalam penampilan dan kepribadian mereka. Sebagian besar mungkin memiliki ciri-ciri fisik yang menarik, tetapi kecantikan mereka tidak hanya terlihat dari luar, melainkan juga dari dalam, melalui kebijaksanaan dan keanggunan batin.

  3. Keanggunan yang Elok: Para murid Tsukiyomi menggambarkan keanggunan dalam setiap tindakan dan perkataan mereka. Memiliki sikap yang tenang dan dipertimbangkan merupakan ciri yang paling menonjol dari murid asrama ini, begitupun kemampuan untuk menanggapi situasi dengan elegan dan penuh martabat. Keanggunan mereka tidak hanya tercermin dalam gerakan tubuh, tetapi juga dalam sikap terhadap kehidupan dan orang lain.

  4. Koneksi Spiritual dengan Bulan: Salah satu ciri khas utama dari murid-murid Tsukiyomi adalah koneksi mereka yang kuat dengan energi magis bulan. Seorang Tsukiyomi memahami dan menghormati siklus sang bulan, serta menggunakan kekuatan magis benda langit tersebut untuk meningkatkan kemampuan sihir. Meditasi di bawah cahaya bulan dan refleksi spiritual secara teratur menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari murid asrama ini.

Dengan kombinasi kecerdasan, keindahan, keanggunan, dan koneksi spiritual yang mereka miliki, murid-murid Tsukiyomi membentuk komunitas yang unik dan kuat di dalam asrama, membantu satu sama lain dalam pertumbuhan pribadi dan perkembangan sihir mereka.

studs at the main gate.png
studs at the sakura forest.png
studs at the entertainment area.jpeg
BAGIAN 2.png

Motto ini mengandung dua konsep utama yang mencerminkan karakteristik dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Asrama Tsukiyomi:

  1.  Illuminate the Mind (Menyinari Pikiran):  Mendorong murid-murid untuk mengeksplorasi pengetahuan, kebijaksanaan, dan pemahaman yang mendalam. Ini mencerminkan kecerdasan dan kebijaksanaan yang menjadi nilai inti dari Asrama Tsukiyomi, di mana para murid didorong untuk terus belajar, bertumbuh, dan memperluas cakrawala pikiran mereka.

  2.  Embrace the Beauty (Memeluk Keindahan):  Mengajak murid-murid untuk menghargai dan merayakan keindahan dalam segala bentuknya, baik itu dalam seni, alam, maupun dalam diri mereka sendiri. Ini mencerminkan keanggunan dan keindahan yang menjadi ciri khas dari Asrama Tsukiyomi, di mana para murid diajarkan untuk mengembangkan kepekaan estetika dan menghargai keindahan dalam segala aspek kehidupan.

Motto ini sangat relevan dengan Asrama Tsukiyomi karena mencerminkan nilai-nilai inti yang dijunjung tinggi oleh para murid dan staf asrama. Asrama Tsukiyomi dikenal karena kecerdasan, kebijaksanaan, dan keindahannya, serta mendorong para muridnya untuk menghargai dan merayakan keindahan dalam segala aspek kehidupan. Dengan memeluk motto ini, para murid di Asrama Tsukiyomi diinspirasi untuk menjadi individu yang memiliki pikiran yang terang benderang dan hati yang dipenuhi dengan keindahan.

studs at the main building.jpeg
BAGIAN 3.png
1710127046307_edited.png
1710126917386.jpg
1710126980142.jpg
Tsukiyomi
MASKOT ASRAMA

Tsuki no Mikazuki (月の御座) atau dikenal juga sebagai kelinci bulan, adalah entitas spiritual Jepang yang melambangkan kekuatan dan keajaiban bulan. Tsuki no Mikazuki adalah makhluk yang tinggal di bulan dan bertugas untuk menjaga dan mengatur siklus perputaran benda langit tersebut. Dalam Asrama Tsukiyomi, Tsuki no Mikazuki menjadi simbol sentral yang meresapi seluruh kehidupan di asrama. Hubungan antara asrama dan kelinci bulan ini adalah sebagai berikut:

  1. Perlindungan dan Bimbingan: Para murid di Asrama Tsukiyomi percaya bahwa Tsuki no Mikazuki memberikan perlindungan dan bimbingan dalam perjalanan spiritual dan magis mereka. Kelinci bulan ini berperan sebagai pelindung spiritual yang memandu para murid melalui tantangan dan rintangan.

  2. Simbol Kekuatan Magis Bulan: Tsuki no Mikazuki juga merupakan simbol kekuatan magis bulan yang dipuja oleh para murid Tsukiyomi. Mereka menghormati dan memuja kelinci bulan ini dalam upacara-upacara khusus, serta menggunakan energi magis bulan yang berasal dari Tsuki no Mikazuki untuk memperkuat sihir mereka.

  3. Inspirasi dan Keajaiban: Keberadaan Tsuki no Mikazuki juga menjadi sumber inspirasi dan keajaiban bagi para murid di Asrama Tsukiyomi. Sejarah tentang kelinci bulan ini mengajarkan mereka untuk selalu menghargai keindahan dan keajaiban alam, serta untuk terus mencari dan mengeksplorasi misteri-misteri yang ada di sekitar mereka.

  4. Integrasi dalam Budaya Asrama: Tsuki no Mikazuki tidak hanya menjadi simbol atau entitas spiritual yang disembah, tetapi juga menjadi bagian integral dari budaya dan kehidupan sehari-hari di Asrama Tsukiyomi. Patung-patung kelinci bulan, lukisan-lukisan, dan persembahan-persembahan khusus sering ditemukan di seluruh asrama, mencerminkan kekaguman dan penghormatan yang dalam terhadap dirinya.

1765771464540.jpg
1765771464540.jpg
1765248541091.jpg
9b4ea35a-97a1-46d5-a267-bfc2d0e21e2d.png
9b4ea35a-97a1-46d5-a267-bfc2d0e21e2d.png
1765546599974.jpg
1710129522737.jpg
1710127774871.jpg
1710127725555.jpg
Tsukiyomi
REPRESENTASI BUNGA

Bunga Sakura merupakan Simbol Kecerdasan, Keindahan, dan Kebijaksanaan di Asrama Tsukiyomi. Dalam keheningan malam, ketika sinar bulan memancar lembut di atas tanah Jepang, Asrama Tsukiyomi memancarkan keanggunan dan kedalaman spiritualnya. Sebagai lambang kecerdasan, keindahan, dan kebijaksanaan, bunga sakura melambangkan esensi dari kehidupan murid-murid yang bersemayam di asrama ini.

  1. Afilitasi dengan Bulan: Puncak mekarnya bunga sakura sering kali terjadi di musim semi, ketika malam bulan purnama menyinari langit, menambahkan aura magis pada momen yang indah. Ada hubungan historis dan budaya antara sakura dengan kalender bulan. Bunga sakura seringkali menjadi indikator musim semi di Jepang, dan sering dihubungkan dengan perayaan "Hanami" yang merupakan tradisi menyaksikan bunga sakura yang mekar di bawah bulan purnama.

  2. Makna Mendalam: Seperti kelopak-kelopaknya yang lembut, bunga sakura menyiratkan makna yang mendalam dalam budaya Jepang. Mereka mencerminkan Mono no Aware, kesadaran akan keindahan yang sementara dan ketidakpastian kehidupan, sementara tetap memancarkan keanggunan dan keindahan yang abadi.

  3. Kecerdasan dan Kebijaksanaan: Dalam sastra Jepang, bunga sakura sering dianggap sebagai simbol kecerdasan dan kebijaksanaan yang terkandung dalam kesederhanaan dan keelokan mereka. Di Asrama Tsukiyomi, murid-murid mengembangkan kecerdasan mereka seperti sinar bulan yang menyinari kegelapan, mencari kebijaksanaan di tengah-tengah keindahan yang efemeral.

Dengan bunga sakura yang mekar di atas tanah, Asrama Tsukiyomi menjadi tempat di mana kecerdasan, keindahan, dan kebijaksanaan mekar dalam harmoni yang sempurna, seperti potret dari keelokan bulan yang terpantul dalam kelopaknya. Sebagai representasi yang indah dan bermakna, bunga sakura menjadi ikon yang mengilhami dan menggerakkan para murid untuk mencapai kesempurnaan spiritual dan intelektual di dalam asrama yang memancarkan pesona Tsukiyomi.

BAGIAN 4.png

Sejak Peristiwa Kegelapan mengguncang dan meruntuhkan tatanan dunia sihir Jepang, komunitas ini terperosok dalam keterpurukan yang panjang. Merespons krisis tersebut, Asrama Tsukiyomi didirikan dengan misi vital: menjadi santuari bagi para ilmuwan dan cendekiawan sihir yang memikul beban berat untuk merekonstruksi kembali peradaban mereka.

 

Oleh karena itu, Asrama Tsukiyomi memegang peran sentral dalam mencetak arsitek masa depan dunia sihir Jepang. Dengan karakteristik khasnya yang memadukan kecerdasan tinggi, keindahan yang memesona, dan keanggunan yang melekat, asrama ini tidak hanya mendidik muridnya menjadi penyihir yang kuat, tetapi juga inovator yang bijaksana. Mereka dibimbing untuk mencapai puncak kemampuan akademis dan estetika sihir demi satu tujuan mulia: membangkitkan kembali kejayaan komunitas sihir yang sempat hilang.

Mari kita telaah lebih lanjut mengenai tujuan-tujuan strategis yang diemban oleh Asrama Tsukiyomi dan bagaimana visi rekonstruksi ini selaras dengan karakteristik unik para penghuninya.

  1.  Mengembangkan Kemampuan Penemuan Sihir Terbaru:  Asrama Tsukiyomi bertujuan untuk menjadi tempat di mana para murid dapat mengasah kemampuan mereka dalam menciptakan penemuan-penemuan sihir terbaru. Keanggunan dan kecerdasan otak yang dimiliki oleh para murid menjadi fondasi yang kuat untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang mendukung kemajuan dan keamanan komunitas sihir Jepang. Dengan memanfaatkan kecerdasan mereka, mereka diajarkan untuk menjadi pionir dalam menciptakan solusi-solusi baru yang membantu mengatasi tantangan-tantangan dalam dunia sihir.

  2.  Menghasilkan Individu Berintelektual Tinggi dalam Ilmu Astrologi:  Salah satu fokus utama Asrama Tsukiyomi adalah menghasilkan individu-individu yang mahir dalam interpretasi tanda-tanda dalam ilmu astrologi. Para murid diajarkan untuk memahami dan menginterpretasikan fenomena langit dengan kecerdasan yang tinggi, sehingga mereka dapat mencegah ancaman sihir gelap terhadap komunitas sihir Jepang dan komunitas non-sihir. Keindahan yang mereka miliki tercermin dalam kemampuan mereka untuk melihat dan menghargai keajaiban alam semesta, yang menjadi kunci dalam mencegah bencana-bencana sihir yang dapat mengancam keamanan masyarakat.

  3.  Menghasilkan Individu Bijak untuk Dikaderkan sebagai Pemimpin atau Penasihat:  Tujuan terakhir Asrama Tsukiyomi adalah untuk menghasilkan individu yang bijak dan cerdas, siap untuk mengemban peran sebagai pemimpin atau penasihat dalam komunitas sihir Jepang di masa depan. Kecerdasan yang mereka miliki tidak hanya mencakup aspek akademis, tetapi juga kebijaksanaan dalam mengambil keputusan dan memimpin dengan integritas. Para murid Tsukiyomi dipersiapkan untuk menjadi pemimpin yang dapat dipercaya dan dihormati oleh masyarakat, dengan kemampuan untuk membimbing komunitas sihir menuju masa depan yang lebih baik.

studs at lunar hall of wisdom.png

Asrama Tsukiyomi, dengan segala keanggunan dan kecerdasan yang melekat padanya, menjadi rumah bagi para murid yang memancarkan aura yang hangat dan penuh kebijaksanaan. Sebagai salah satu asrama yang paling dihormati di sekolah, Tsukiyomi dikenal karena karakteristik unik yang dimiliki oleh murid-muridnya. Mari selami lebih dalam ciri khas yang menjadi identitas mereka, dan bagaimana hal itu sejalan dengan esensi yang dianut oleh Asrama Tsukiyomi

  1.  Kepribadian yang Memukau:  Murid-murid Tsukiyomi dikenal memiliki kepribadian yang hangat, santun, anggun, dan elegan. Mereka selalu bersikap ramah dan kalem dalam setiap interaksi, menjadi teman yang dapat diandalkan dan pandai memberikan nasihat dengan cara yang lembut. Keanggunan dan ketenangan yang mereka miliki mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Asrama Tsukiyomi, yang mengutamakan harmoni dan kedamaian.

  2.  Keindahan Rupa yang Luar Biasa:  Mayoritas murid Tsukiyomi memiliki kecantikan dan ketampanan yang luar biasa. Wajah mereka dipenuhi dengan ekspresi yang mempesona dan menawan, menambah pesona mereka dalam lingkungan asrama. Kecantikan dan ketampanan ini mencerminkan keindahan yang menjadi salah satu karakteristik utama asrama, menunjukkan hubungan yang erat antara fisik dan spiritual.

  3.  Identik dengan Kostum Kebiruan:  Salah satu identitas kuat murid-murid Tsukiyomi adalah penggunaan kostum kebiruan yang elegan. Warna biru yang dipilih tidak hanya merepresentasikan kedamaian dan spiritualitas, tetapi juga menjadi simbol keanggunan dan kebijaksanaan yang melekat pada asrama. Kostum ini menjadi penanda visual yang jelas bagi identitas mereka sebagai bagian dari Tsukiyomi.

  4.  Kecerdasan Luar Biasa di Bidang Akademis:  Murid-murid Tsukiyomi juga terkenal karena kecerdasan mereka yang luar biasa di bidang akademis. Mereka menunjukkan prestasi gemilang dalam pelajaran-pelajaran sihir dan ilmu pengetahuan lainnya, menjadi contoh yang menginspirasi bagi yang lain. Kecerdasan ini tidak hanya mencerminkan dedikasi mereka dalam mengejar pengetahuan, tetapi juga komitmen mereka dalam mendukung kemajuan komunitas sihir Jepang.

studs at moon tower.png
BAGIAN 5.png

Perjalananmu dimulai dari kemegahan Kastil Utama Mahoutokoro di puncak tertinggi pulau. Dari area kastil, arahkan langkahmu keluar melalui gerbang barat. Kamu harus berjalan kaki mengikuti jalur setapak yang melandai menurun dari puncak utama. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit, membawamu melintasi punggung gunung menuju puncak tertinggi kedua di pulau itu. 

Setelah 10 menit perjalanan, situasi di sekitarmu berubah, pepohonan sakura mulai padat dan seolah tak berujung. Hutan sakura di sini abadi, tidak peduli apapun musim yang sedang berjalan, ia akan selalu bermekaran, salah satu sihir paling indah di pulau ini. Bertemu dengan pepohonan sakura menandakan kamu sudah berada di teritori wilayah Tsukiyomi. Setelah berjalan menurun beberapa saat, jalur akan kembali mendatar. Di sanalah, di sebuah dataran tebing yang luas di sisi kanan jalur, kamu akan menemukan gerbang batu Torii besar yang dijaga oleh patung kelinci. Itulah pintu gerbang utama untuk memasuki Komplek Asrama Tsukiyomi.

tsy house.png

 Komplek Utama Tsukiyomi 

main gate.png

 Gerbang Utama Tsukiyomi 

Begitu kakimu menapak di pelataran depan komplek, pandanganmu akan langsung tertumbuk pada sebuah gerbang Torii batu berwarna gelap yang kokoh dan megah. Suasananya terasa mistis namun agung, dengan dua patung kelinci raksasa setinggi manusia berdiri tegap di sisi kiri dan kanan sebagai penjaga abadi. Kedua kelinci yang mengenakan jubah tradisional ini memiliki mata yang bersinar biru terang, seolah menatap tajam untuk menilai siapa saja yang mendekat. Di bagian atas palang gerbang, terukir jelas papan nama bertuliskan "TSUKIYOMI" yang diapit oleh ornamen bunga sakura, menandakan batas suci wilayah asrama ini. 

Perlu kamu ingat bahwa keindahan gerbang ini menyimpan aturan yang sangat ketat. Tidak sembarang penyihir diizinkan melangkah melewatinya. Area di balik gerbang ini adalah wilayah eksklusif bagi penghuni asrama Tsukiyomi, sehingga jika kamu bukan bagian dari keluarga besar asrama ini, langkahmu harus terhenti tepat di depan patung kelinci penjaga tersebut. Pengunjung dari asrama lain hanya diperbolehkan mengantar atau menunggu sampai batas depan gerbang saja.

 

Pengecualian akses masuk hanya diberikan jika kamu telah mengantongi izin khusus tertulis dari kepala asrama, atau jika kamu merupakan seorang Sensei di Mahoutokoro yang memiliki kepentingan akademik maupun mendesak di dalam sana.

Jangan pernah berpikir untuk mencoba memanipulasi penjaga atau memaksa masuk tanpa hak. Sihir pelindung kuno yang tertanam di gerbang ini sangat peka dan tidak mengenal ampun. Jika seorang penyusup nekat melanggar batas tanpa izin, mereka tidak akan sekadar terhalang dinding, melainkan akan seketika terlempar oleh sihir pertahanan ke lokasi yang jauh dari gerbang. Mereka akan dikirim paksa masuk ke dalam sebuah Labirin Sakura ilusi yang sangat lebat dan membingungkan. Hukuman ini tidak main-main, karena labirin tersebut dirancang untuk membuat siapa pun yang terperangkap di dalamnya tersesat tanpa arah dan berputar-putar dalam kebingungan selama tiga hari penuh sebelum akhirnya dimuntahkan kembali keluar.

tsy portal.png

 Portal Tsukiyomi 

Melangkah melewati penjagaan ketat di gerbang utama, hal pertama yang akan menyita seluruh perhatianmu adalah sebuah struktur torii lain yang berdiri megah tepat di tengah pelataran, namun dengan aura yang jauh berbeda. Torii ini membingkai sebuah pusaran energi magis raksasa berwarna biru muda yang berputar lembut secara konstan, memancarkan cahaya yang menerangi ukiran-ukiran bunga sakura rumit di sepanjang tiang penyangganya. Pusaran cahaya spiral yang menghipnotis ini tampak kontras apabila dilihat ketika malam hari, dengan langit malam berbintang dan bulan purnama yang menggantung di atasnya, menciptakan titik fokus magis yang sulit diabaikan begitu kamu memasuki area dalam asrama.

 

Keberadaan Portal Raksasa Tsukiyomi ini bukan sekadar hiasan artistik, melainkan sarana transportasi vital yang sangat dimanfaatkan oleh para penghuninya. Portal ini berfungsi sebagai jalan pintas instan yang menghubungkan asrama dengan berbagai lokasi strategis di Mahoutokoro, termasuk area Kastil Utama atau ruang-ruang khusus lain yang terhubung dalam jaringan sihir sekolah. Fasilitas ini menjadi penyelamat utama bagi gakusei yang sedang terburu-buru, atau lebih seringnya, bagi mereka yang sedang merasa terlalu malas untuk berjalan kaki mendaki kembali ke area kastil di puncak gunung. Cukup dengan melangkah masuk ke dalam pusaran tersebut, jarak jauh dapat dipangkas dalam sekejap mata.

 

Walaupun terlihat praktis dan mengundang, portal ini memiliki sistem proteksi selektif yang sangat ketat. Akses instan ini merupakan hak istimewa yang hanya bisa dinikmati oleh warga asrama Tsukiyomi. Bagi siapa pun yang berada di luar—baik itu gakusei asrama lain atau pengunjung tanpa izin—mencoba menggunakan jaringan portal dari lokasi lain untuk muncul tiba-tiba di pelataran Tsukiyomi adalah hal yang mustahil. Sihir portal akan secara otomatis memblokir akses masuk bagi mereka yang tidak terdaftar atau tidak memiliki otorisasi khusus, memastikan bahwa kemudahan transportasi ini tidak menjadi celah keamanan bagi penyusup yang ingin mengganggu ketenangan asrama.

outdoor study area.png

 Outdoor Study Area 

Jika mengalihkan pandangan ke sisi kiri dari pelataran utama, tepatnya di area taman samping yang sedikit terpisah dari hiruk-pikuk asrama, kamu akan menemukan Outdoor Study Area atau Area Belajar Luar Ruangan. Tempat ini berupa sebuah panggung kayu luas tanpa atap yang menyatu harmonis dengan alam sekitarnya, dikelilingi oleh pepohonan sakura yang rimbun dan bebatuan alami. Deretan rak buku kayu yang tinggi dan kokoh berdiri tegak di sana, berisi ribuan literatur sihir, sementara meja-meja belajar kayu tertata rapi di tengahnya, diterangi oleh lampion-lampion gantung yang memancarkan cahaya hangat. Keajaiban terasa sangat kental di sini, terlihat dari buku-buku yang melayang dengan sendirinya di udara, meninggalkan jejak cahaya biru magis saat berpindah dari rak ke meja gakusei.

Fasilitas ini disediakan khusus bagi para gakusei Tsukiyomi sebagai alternatif ruang belajar yang menyegarkan. Meskipun asrama memiliki Lunar Wisdom Hall sebagai aula belajar utama di dalam gedung, terkadang suasana tertutup bisa membuat pikiran terasa suntuk dan jenuh. Di saat itulah, area terbuka ini menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin melanjutkan studi atau mengerjakan tugas sambil menghirup angin segar dan menikmati ketenangan malam. Jalan setapak menuju panggung ini pun dihiasi dengan lampu-lampu berbentuk kelinci yang bersinar lucu di atas rumput, menuntun para gakusei yang lelah menuju tempat di mana mereka bisa belajar dengan damai di bawah naungan langit berbintang.

event stage.png

 Entertainment Area 

Berpindah pandangan ke sisi kanan pelataran utama, tepat berseberangan dengan area belajar yang hening tadi, kamu akan menemukan pusat kehidupan sosial asrama yang disebut Entertainment Area. Di sini berdiri sebuah panggung pertunjukan permanen yang megah, dibangun dengan arsitektur kayu tradisional yang kokoh dan artistik. Latar belakang panggung ini dihiasi oleh ukiran relief batu yang sangat detail dan indah, menampilkan dua ekor kelinci yang saling berhadapan di bawah ranting sakura, diapit oleh panel-panel samping yang juga bermotif kelinci, menciptakan atmosfer yang sakral namun tetap menghibur. Di hadapan panggung, terhampar barisan kursi penonton berwarna gelap yang tertata rapi di atas rumput, dipisahkan oleh jalan setapak batu yang diterangi lampion kotak bercorak bunga sakura.

Fasilitas ini memegang peranan vital dalam menjaga keakraban antar penghuni, karena panggung ini didedikasikan sepenuhnya bagi para gakusei untuk menggelar berbagai acara internal yang meriah. Panggung ini tidak pernah sepi dari kegiatan kreatif, namun momen yang paling dinanti-nantikan setiap tahunnya adalah acara penyambutan gakusei baru. Pada malam itu, panggung akan bermandikan cahaya sorot yang hangat, sementara seluruh penghuni asrama berkumpul di barisan kursi tersebut untuk merayakan kedatangan anggota keluarga baru mereka di bawah naungan pohon-pohon sakura yang rimbun.

tsy main building.png

 Main Building 

Melangkah melewati portal magis di tengah pelataran, pandanganmu akan langsung tertuju pada bangunan termegah yang menjadi poros utama dari seluruh komplek ini: Gedung Utama Asrama Tsukiyomi. Bangunan bertingkat ini berdiri kokoh tepat di tengah area, mengusung arsitektur menyerupai kastil Jepang tradisional dengan dominasi kayu berwarna gelap dan atap genteng biru bertumpuk yang elegan. Eksteriornya sarat akan simbolisme asrama, terlihat dari relief ukiran kelinci raksasa yang menghiasi dinding depan serta papan tanda bercahaya di atas pintu masuk utama yang bertuliskan semboyan asrama "Illuminate the Mind, Embrace the Beauty". Suasana penyambutan terasa hangat berkat cahaya kuning lembut yang memancar keluar dari jendela-jendela berjeruji kayu tradisional, sementara dua patung kelinci batu berdiri tegap di sisi tangga masuk seolah mempersilakan penghuninya untuk pulang.

Sebagai jantung kehidupan asrama, gedung masif ini menampung seluruh denyut nadi aktivitas para penghuninya. Di balik dinding-dindingnya yang megah, tersusun rapi kamar-kamar tempat tinggal para gakusei, dapur utama yang melayani kebutuhan logistik, serta kantor pribadi Kepala Asrama untuk urusan administratif. Tidak hanya itu, gedung ini juga menjadi rumah bagi para pekerja yang bertugas melayani asrama dan memuat berbagai aula fasilitas umum lainnya, menjadikan bangunan ini sebagai pusat interaksi sekaligus tempat berlindung yang paling vital bagi seluruh anggota keluarga Tsukiyomi.

spring of lunar wisdom.png

 Spring of Lunar Wisdom 

Jika kamu menyusuri jalan setapak batu yang meliuk ke sisi kiri Gedung Utama, sedikit tersembunyi di balik rimbunnya area taman belakang, kamu akan menemukan sebuah lokasi sakral yang memancarkan ketenangan absolut: Spring of Lunar Wisdom atau Sumber Mata Air Kebijaksanaan. Kolam alami yang jernih ini dikelilingi oleh bebatuan berlumut dan pepohonan sakura yang menaungi tepiannya, namun keajaiban utamanya terletak pada sebuah ornamen magis berupa bola cahaya menyerupai bulan purnama sempurna yang melayang statis tepat di atas permukaan air. Cahaya perak dari "bulan" kecil ini memantul indah di air, diterangi pula oleh deretan lentera batu kuno yang berbaris rapi di sepanjang jalan setapaknya. Lebih dari sekadar elemen dekoratif taman yang memukau, mata air ini dipercaya memiliki ikatan magis dengan emosi penghuninya; siapapun yang datang duduk di tepian kolam ini dengan membawa beban pikiran berat atau sedang terjebak dalam dilema yang serius, dipercaya akan mendapatkan ketenangan batin yang mendalam, membantu mereka menjernihkan pikiran untuk mengambil keputusan yang jauh lebih bijak dan dewasa.

tsy shrine.png

 Tsukiyomi Shrine 

Melanjutkan langkahmu dari area Spring of Lunar Wisdom, jika kamu menelusuri jalan setapak yang mendaki ke arah pojok kiri atas komplek, kamu akan tiba di tempat yang paling disucikan di seluruh wilayah asrama ini: Tsukiyomi Shrine. Bangunan ini berupa sebuah pendopo kuil kayu terbuka yang berdiri agung dan sunyi, terlindung di bawah naungan atap genteng tradisional berwarna gelap dan latar belakang hutan sakura yang bermandikan cahaya bulan. Di pusat altar bangunan tersebut, bertahta sebuah patung kelinci putih berukuran besar dengan postur duduk yang wibawa dan mata yang memancarkan sinar biru mistis, seolah sedang mengawasi siapa saja yang datang menghadap. Asap tipis beraroma menenangkan terus mengepul dari cawan dupa emas di hadapannya, menambah atmosfer magis yang kental di sekitar altar.

 

Kuil ini bukan sekadar monumen, melainkan pusat spiritual tempat para penghuni asrama memberikan penghormatan kepada Roh Kelinci Bulan, sosok legendaris yang menjadi maskot sekaligus pelindung abadi Tsukiyomi. Para gakusei sering kali datang ke sini untuk mencari kedamaian batin, memanjatkan doa demi keberhasilan studi, atau sekadar berdiam diri meminta petunjuk ketika sedang dihadapkan pada pilihan hidup yang sulit. Dipercaya bahwa bagi mereka yang datang dengan hati tulus, sang Roh Kelinci Bulan akan memberikan isyarat atau firasat halus sebagai jawaban atas kebimbangan yang mereka rasakan.

moon tower.png

 Moon Tower 

Beranjak ke sisi kanan dari Gedung Utama, terletak di dataran yang sedikit lebih tinggi dan dihubungkan oleh tangga batu yang rapi, berdirilah Moon Tower atau Menara Bulan yang ikonik. Bangunan silinder berbahan batu kokoh ini tampak sangat mencolok dengan atapnya yang menjadi singgasana bagi sebuah patung kelinci raksasa yang menatap ke langit. Namun, yang membuat menara ini benar-benar hidup adalah instalasi sihir visual di puncaknya; sebuah proyeksi holografik tata surya dan rasi bintang yang terus berputar mengelilingi patung kelinci tersebut, menciptakan peta langit hidup yang bersinar terang di tengah kegelapan malam.

Menara ini bukan sekadar bangunan tinggi biasa, melainkan sebuah observatorium canggih yang menjadi pusat denyut nadi bagi salah satu studi paling bergengsi khas asrama ini: Sihir Langit Navigasi Takdir. Di pelataran balkon luarnya, kamu bisa melihat berbagai teleskop antik dan peralatan astronomi magis yang siap digunakan untuk membedah rahasia angkasa. Para gakusei yang mendalami ilmu navigasi takdir menjadikan menara ini rumah kedua mereka. Rutinitas mereka melibatkan penggunaan alat-alat rumit di dalamnya untuk membaca pola bintang, bahkan tak jarang mereka rela menginap di dalam menara semalaman suntuk apabila sedang terjadi fenomena langit langka atau aneh yang membutuhkan pengamatan intensif tanpa henti.

lunar reflection pool.png

 Lunar Reflection Pool 

Melangkah turun dari ketinggian area observatorium menuju sisi kanan taman yang lebih tersembunyi, kamu akan menemukan sebuah oase ketenangan yang disebut Lunar Reflection Pool. Spot ini berupa kolam air gelap yang sangat tenang, dihiasi oleh tiga bongkah batu monolitik yang menyembul dari permukaan air, masing-masing memiliki ukiran simbol bulan sabit yang bersinar terang dengan cahaya putih kebiruan. Pendaran cahaya dari simbol-simbol tersebut memantul sempurna di atas permukaan air yang diam, menciptakan suasana hening yang seolah mampu menyerap segala kebisingan dunia luar.

Keindahan visual kolam ini hanyalah pembuka dari fungsi magisnya yang mendalam. Tempat ini menjadi tujuan utama bagi siapa saja yang baru melakukan kesalahan atau sedang ditimpa masalah berat, karena energi air di sini mampu membantumu melakukan introspeksi diri yang jujur dan jernih, membantumu merefleksi kembali apa yang terjadi. Bagi mereka yang beruntung dan datang dengan hati yang terbuka, permukaan air kolam ini terkadang tidak hanya memantulkan wajah, melainkan juga menampilkan kilasan visual dari masa lalu untuk dipelajari, atau bahkan sepintas bayangan masa depan yang mungkin terjadi. Namun, para sensei selalu mengingatkan agar jangan terlalu terpaku pada penglihatan masa depan tersebut, karena nasib bukanlah batu yang kaku; masa depan dapat terus berubah seiring dengan pilihan-pilihan baru yang kamu ambil hari ini.

tsy great hall.png

 Tsukiyomi Great Hall 

Melangkah masuk ke dalam interior Gedung Utama, kamu akan disambut oleh kemegahan Tsukiyomi Great Hall, sebuah aula serbaguna yang memancarkan aura magis nan elegan. Arsitektur ruangan ini dirancang untuk membuatmu merasa seolah sedang berdiri di bawah langit malam yang terbuka; atapnya merupakan kubah kaca sihir yang menampilkan panorama bulan purnama raksasa dikelilingi oleh kelinci-kelinci roh yang melompat riang di antara awan, memberikan penerangan alami yang menenangkan ke seluruh ruangan. Dinding-dinding aula ini dihiasi oleh mural artistik bernuansa biru dan merah muda yang menggambarkan pemandangan hutan sakura di bawah sinar rembulan, sementara di ujung ruangan terdapat panggung utama dengan podium unik berbentuk bulan sabit bercahaya yang menjadi pusat perhatian. Sebagai pusat kegiatan indoor, aula ini berfungsi vital sebagai tempat berkumpulnya seluruh penghuni asrama saat mendengarkan pengumuman penting dari kepala asrama, sekaligus menjadi lokasi alternatif yang mewah untuk menggelar perayaan atau acara asrama ketika cuaca di luar sedang tidak bersahabat, atau acara yang diselenggarakan lebih cocok dilakukan indoor.

lunar hall of wisdom.png

 Lunar Hall of Wisdom 

Menelusuri lorong lebih dalam di Gedung Utama, kamu akan menemukan Lunar Hall of Wisdom, sebuah ruang perpustakaan sekaligus aula belajar dua lantai yang memancarkan aura akademis yang sangat kental. Desain ruangan ini sungguh memukau, dengan atap kaca miring raksasa yang membiarkan cahaya bulan dan bintang tumpah ruah menerangi deretan meja belajar kayu di bawahnya, menciptakan suasana belajar yang magis namun fokus. Di sekeliling ruangan, rak-rak buku menjulang tinggi hingga ke lantai dua yang berupa balkon kayu, dipenuhi oleh literatur sihir, globe, peralatan astronomi, dan berbagai alat penunjang belajar lainnya.

Tempat ini adalah santuari bagi para gakusei Tsukiyomi yang memang terkenal memiliki dahaga tak terpuaskan akan ilmu pengetahuan dan tugas sekolah. Aula ini nyaris tidak pernah sepi; baik itu di tengah malam buta maupun di siang hari saat jadwal kelas di kastil utama Mahoutokoro sedang kosong, kamu akan selalu menemukan gakusei yang tekun membalik halaman buku di bawah penerangan lampu meja yang hangat dan mengerjakan tugasnya. Namun, ingatlah satu aturan emas saat melangkah masuk ke sini: keheningan adalah harga mati. Siapapun diwajibkan menjaga ketenangan agar tidak memecah konsentrasi mereka yang sedang tenggelam dalam ilmu. Jika kamu tertangkap basah membuat keributan atau mengganggu ketertiban, pengawas ruangan tidak akan segan untuk menyeretmu keluar dan menjatuhkan sanksi larangan masuk ke dalam aula ini untuk jangka waktu tertentu.

moonlit harmony alchemy lab.png

 Moonlit Harmony Alchemy Lab 

Melanjutkan eksplorasi di dalam Gedung Utama, langkahmu akan membawamu ke sebuah ruangan dengan aroma khas herbal kering dan cairan magis yang menggelitik indra penciuman: Moonlit Harmony Alchemy Lab. Ruangan laboratorium ini didesain dengan nuansa kayu biru tua yang elegan dan menenangkan, beratapkan kubah kaca magis yang sama dengan aula utama, di mana roh-roh kelinci terlihat melompat riang di angkasa berlatar bulan purnama, memberikan pencahayaan alami yang stabil untuk aktivitas yang membutuhkan ketelitian tinggi. Dinding-dinding ruangan ini dipenuhi oleh rak-rak tinggi yang memuat ribuan toples kaca berisi bahan-bahan langka dan gulungan diagram alkimia kuno, mengelilingi meja-meja kerja yang penuh dengan peralatan gelas seperti labu erlenmeyer dan tabung reaksi berisi cairan berwarna-warni yang mengepulkan asap tipis.

Laboratorium ini berfungsi sebagai pusat penelitian utama bagi salah satu fokus studi khas Tsukiyomi, yakni Revolusi Alkimia Sihir. Tempat ini nyaris tidak pernah kosong dari aktivitas para gakusei yang berdedikasi tinggi; mereka rutin datang ke sini untuk menuntaskan tugas rumit meracik ramuan yang diberikan oleh Sensei, atau menghabiskan waktu berjam-jam mencoba berbagai eksperimen berani demi menemukan formula alkimia sihir yang baru. Di tengah denting gelas kaca dan desis uap ramuan, semangat inovasi para gakusei Tsukiyomi benar-benar ditempa di ruangan ini.

lunar technocraft hall.png

 Lunar Technocraft Hall 

Meninggalkan aroma ramuan alkimia, langkahmu kini memasuki sebuah ruangan yang terasa jauh lebih futuristik namun tetap mempertahankan estetika tradisional yang kental: Lunar Technocraft Hall. Kontras dengan ruangan sebelumnya, tempat ini dipenuhi oleh dengungan halus energi dan pendaran cahaya neon biru serta merah muda yang memancar dari berbagai layar monitor kristal di atas meja-meja kerja kayu yang kokoh. Di bawah naungan atap kaca magis yang tetap menampilkan panorama roh kelinci berlarian melintasi bulan purnama, dinding-dinding ruangan ini tampak penuh sesak namun rapi, dihiasi oleh gulungan diagram teknis kuno dan rak-rak yang memajang peralatan bengkel seperti kunci pas dan palu yang bersinar redup karena dialiri energi sihir.

Aula ini merupakan bengkel suci bagi para gakusei yang menekuni bidang studi khas Tsukiyomi, yaitu Teknokreasi Sihir, sebuah disiplin ilmu rumit yang menggabungkan mantera dengan rekayasa mekanik. Ruangan ini adalah saksi bisu lahirnya berbagai inovasi; di sinilah para gakusei menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar skema holografik yang melayang di udara, merakit tumpukan logam menjadi robot penjaga kecil, atau bereksperimen dengan sirkuit kristal demi menyelesaikan tugas membuat prototipe alat sihir baru dari Sensei mereka. Atmosfer di sini selalu terasa dinamis, penuh dengan suara denting logam dan desis energi, tempat di mana imajinasi liar tentang teknologi masa depan dibentuk secara nyata oleh tangan-tangan penyihir muda yang kreatif.

girl bedroom.jpeg

 Girls' Bedroom 

Menelusuri koridor asrama putri, kamu akan menemukan ruang istirahat gakusei putri Tsukiyomi yang memancarkan keanggunan luar biasa: Tsukiyomi Girls Bedroom. Ruangan ini dirancang luas dengan langit-langit melengkung tinggi, memberikan ruang napas yang lega bagi tiga orang gakusei yang berbagi tempat tinggal di dalamnya. Cahaya bulan alami membanjir masuk secara dramatis melalui jendela-jendela lengkung raksasa, berpadu dengan kilauan kristal dari lampu gantung chandelier mewah yang menggantung di tengah ruangan, menciptakan atmosfer yang magis dan tenang. Tiga tempat tidur kayu dengan ukiran klasik berjajar rapi di satu sisi, masing-masing diselimuti perpaduan selimut biru royal dan merah muda yang lembut.

Fasilitas di dalam kamar ini sangat memperhatikan detail kebutuhan penghuninya, menyeimbangkan antara tuntutan akademik dan gaya hidup. Di sisi dinding yang berseberangan dengan kasur, berdiri lemari pakaian kayu yang besar dan kokoh untuk menampung seragam serta jubah, berdampingan dengan rak buku tinggi yang padat, memastikan kebutuhan literasi para gakusei tetap terpenuhi. Namun, fitur yang paling mencolok dan sangat merepresentasikan karakter putri Tsukiyomi—yang dikenal sangat peduli terhadap penampilan dan kecantikan—adalah keberadaan meja rias yang tertata cantik di sudut ruangan. Meja ini dilengkapi cermin perak berukir dan dipenuhi oleh berbagai botol parfum serta ramuan kecantikan yang bersina, menjadi spot favorit mereka untuk merawat diri. Selain itu, terlihat pula sebuah pintu yang sedikit terbuka di ujung ruangan, menampilkan sekilas kamar mandi dalam yang dilengkapi bathtub klasik, fasilitas sanitasi sharing yang mewah untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan para penghuninya.

boy bedroom.jpeg

 Boys' Bedroom 

Sekarang, mari kita beralih ke sayap asrama putra untuk melihat Boys Bedroom, ruang istirahat yang dirancang dengan nuansa yang maskulin, tenang, dan sangat studius. Sama seperti asrama putri, ruangan ini dihuni oleh tiga orang gakusei, dengan interior yang didominasi oleh perpaduan warna biru malam dan kayu gelap yang kokoh, menciptakan atmosfer serius namun nyaman. Cahaya bulan masuk dengan leluasa melalui jendela-jendela lengkung yang tinggi di sisi kiri, menyinari tiga tempat tidur kayu yang berjajar rapi. Setiap tempat tidur diselimuti oleh bedcover biru tua dengan sulaman motif fase bulan dan bunga sakura yang elegan, serta dilengkapi dengan peti koper bergaya klasik di kaki ranjang untuk menyimpan barang-barang pribadi mereka. Perhatianmu pasti akan tersita ke langit-langit, di mana tergantung sebuah lampu kristal memukau berbentuk bulan sabit besar yang menjadi sumber penerangan utama sekaligus centerpiece ruangan ini.

Mengingat reputasi anak-anak Tsukiyomi yang dikenal gemar belajar dan sangat unggul di bidang akademis, fasilitas di kamar ini sangat mendukung gaya hidup tersebut. Di sisi kanan ruangan, terdapat meja belajar kayu yang luas dan tertata rapi, lengkap dengan pena bulu, gulungan perkamen, dan tumpukan buku, siap digunakan untuk sesi belajar mandiri yang intensif. Tidak jauh dari sana, berdiri lemari pakaian besar dan rak buku tinggi yang penuh sesak dengan literatur tebal, menegaskan bahwa bagi mereka, buku adalah teman istirahat yang paling setia. Dinding kamar pun dimanfaatkan sebagai sarana edukasi pasif, dihiasi dengan poster-poster diagram alkimia dan teknokreasi sihir, sehingga ilmu pengetahuan selalu ada di sekeliling mereka bahkan saat hendak tidur. Untuk kenyamanan sanitasi, terdapat sebuah pintu kayu di sudut belakang yang menghubungkan kamar tidur ini dengan area kamar mandi dan toilet sharing yang bernuansa batu alam gelap, memastikan privasi dan kebersihan para penghuninya tetap terjaga.

dapur.png

 Tsukiyomi Kitchen 

Melangkah mengikuti aroma harum yang menggugah selera, kamu akan tiba di Tsukiyomi Kitchen, sebuah area dapur dan ruang makan yang memadukan kesibukan kuliner dengan estetika manis yang memanjakan mata. Ruangan ini terasa sangat lapang berkat atap kaca atrium tinggi yang menampilkan panorama magis: roh-roh kelinci yang melayang riang membawa keranjang stroberi di bawah sinar bulan purnama raksasa, seolah memberkati makanan yang dimasak di bawahnya. Dinding-dindingnya dihiasi relief timbul berwarna merah muda yang detail, menggambarkan kelinci-kelinci yang sedang sibuk menumbuk mochi di bawah pohon sakura, menciptakan suasana yang sangat ceria dan hangat. Di bagian tengah ruangan, terdapat deretan dapur modern berwarna biru dongker lengkap dengan panci-panci logam dan kukusan bambu yang siap mengepulkan asap, sementara di sisi kanan tertata rapi meja-meja kayu dengan kursi berukir kelinci sebagai tempat bersantap yang nyaman.

Meskipun fasilitasnya sangat lengkap, operasional dapur ini memiliki aturan unik yang disesuaikan dengan ritme akademik sekolah. Pada hari-hari pembelajaran reguler, dapur ini tidak menyajikan makanan berat, karena para gakusei diwajibkan untuk bersosialisasi dan menyantap hidangan utama mereka di Eiken, pusat nutrisi utama sekolah. Tsukiyomi Kitchen baru akan beroperasi penuh menyajikan menu makanan berat hanya pada periode-periode krusial, seperti saat minggu ujian yang padat atau musim quest, di mana para siswa membutuhkan efisiensi waktu dan asupan energi ekstra di dalam asrama, karena Eiken tidak menyediakan di periode waktu tersebut. Namun, terdapat satu pengecualian khusus penuh welas asih: jika ada gakusei yang sedang jatuh sakit dan tidak sanggup berjalan menuju Eiken, dapur ini akan secara khusus aktif untuk menyiapkan dan menyajikan makanan berat bernutrisi demi mempercepat pemulihan mereka.

tsy sakura forest.png

 Tsukiyomi Sakura Forest 

Meninggalkan kemegahan komplek asrama utama yang bertahta di puncak tebing, langkahmu kini akan membawamu menuruni jalan setapak yang melandai menuju dataran yang lebih rendah. Di sinilah kamu akan disambut oleh sebuah papan nama kayu raksasa yang dijaga oleh patung kelinci dan bertuliskan "TSUKIYOMI SAKURA FOREST", sebuah gerbang pembuka menuju hamparan keajaiban alam yang tak masuk akal indahnya. Hutan ini bukanlah hutan biasa, melainkan rumah bagi fenomena botani magis di mana ribuan pohon sakura mekar secara abadi; berkat mantra kuno yang menyelimuti tanah ini, kelopak-kelopak merah muda tersebut akan terus bersinar dan berguguran dengan anggun sepanjang masa, sama sekali tidak terpengaruh oleh pergantian musim yang terjadi.

 

Berbeda dengan komplek asrama di atas yang eksklusif dan tertutup, hutan sakura ini memiliki sifat yang jauh lebih inklusif dan ramah. Tempat ini adalah ruang publik yang terbuka bebas, mengizinkan siapa saja—baik itu gakusei Tsukiyomi yang butuh hiburan maupun pengunjung dari luar Tsukiyomi—untuk masuk dan menikmati pesonanya tanpa batasan. Di sepanjang jalan setapak putih yang membelah lautan bunga ini, kamu bisa menemukan gazebo-gazebo kecil untuk bersantai, serta sebuah bangunan kedai teh yang sangat unik dan mencolok dengan ornamen cangkir teh raksasa yang mengepulkan uap hangat di atapnya. Hutan sakura Tsukiyomi menjadi tempat pelarian sempurna bagi siapa pun yang ingin meresapi keindahan magis yang tenang dan damai.

harunone charyo (tea house).png

 Harunone Charyō 

Menelusuri jalan setapak yang membelah keabadian di Hutan Sakura Tsukiyomi, pandanganmu pasti akan terpaku pada sebuah bangunan kayu mungil yang sangat unik dan mengundang: Kedai Teh Harunone Charyō. Bangunan ini berdiri harmonis di lereng bukit, diterangi oleh lampion-lampion gantung yang hangat, namun ciri khas utamanya yang paling mencolok adalah ornamen raksasa berbentuk cangkir teh dengan hiasan bunga sakura yang bertengger di atas atapnya, lengkap dengan uap yang mengepul seolah menjanjikan kehangatan di dalamnya. Kedai ini menjadi destinasi favorit para gakusei untuk melepas penat, karena menu yang ditawarkan bukan sembarang minuman; di sini tersedia berbagai racikan teh sihir dengan khasiat spesifik seperti menenangkan kegelisahan hati, menjernihkan pikiran yang sedang buntu, hingga ramuan peningkat konsentrasi belajar. Tak hanya itu, pengalaman minum tehmu akan semakin sempurna dengan pendamping kudapan ringan yang lezat, mulai dari mochi sakura yang kenyal hingga aneka kue kering renyah.

Kenyamanan di Harunone Charyō terasa semakin magis berkat kehadiran sang pengelola, Chiyo, seorang Yokai cantik jelita yang merupakan personifikasi roh pohon sakura itu sendiri. Sosoknya yang anggun sering terlihat melayang lembut di pintu masuk dengan balutan kimono merah muda yang bercahaya, memancarkan aura keibuan yang sangat kuat. Chiyo memiliki karakter yang sangat lembut, ramah, dan hangat, menjadikannya sosok yang sangat dicintai oleh para pengunjung. Ia bukan sekadar pelayan, melainkan teman mengobrol yang luar biasa asyik; ia adalah tipe pendengar yang sabar dan tulus, yang selalu siap mendengarkan keluh kesahmu sembari menuangkan teh, lalu memberikan saran-saran bijak yang menyejukkan hati dan pikiran.

f45324ab-cace-4138-811a-e366df26c11c.png
93db0dea-5611-434a-9bfd-c9dd209e90d7.png
dd173d5a-32a9-408e-b67f-5426ef948509.png

© TSUKIYOMI HOUSE, MAHOUTOKORO JP SCHOOL

FOR ROLEPLAYING PURPOSES ONLY

PROPERTY OF MAHOUTOKORO  JP © 2024 ALL RIGHTS RESERVED
WEBSITE BY DAICHI TOSHIRO FOR ROLEPLAYING PURPOSES ONLY

bottom of page