top of page
LOGO YAMIYO.png

闇夜

YAMIYO

EMBRACING SHADOWS

Yamiyo House ThemeMusic
00:00 / 33:20
studs at the main building.png

Selamat datang di Asrama Yamiyo (闇夜), salah satu dari tiga asrama di Mahoutokoro JP, tersembunyi dalam kelamnya malam, tempat kekuatan gelap dan keanggunan misterius bersatu dalam harmoni yang menakjubkan. Di sini, para penyihir berani menggali rahasia sisi gelap sihir, menjelajahi wilayah yang tersembunyi dan penuh teka-teki dari kekuatan magis. Yamiyo melambangkan keseimbangan mendalam yang berakar pada tiga konsep kuno Jepang: Shugendo (修験道), Yami no Miyabi (闇の雅), dan Inochi no Kyōmei (命の共鳴).​

Nama "Yamiyo" memiliki makna mendalam terkait dengan kegelapan dan misteri. "Yami" (闇) berarti "kegelapan," sementara "yo" (夜) mengartikan "malam." Bersama-sama, kedua karakter ini menciptakan "Yamiyo," yang menggambarkan malam yang kelam, selaras dengan esensi asrama ini yang menyatu dalam gelapnya malam. Tempat ini menarik mereka yang siap menjelajahi sisi-sisi tersembunyi dari sihir, berkomitmen untuk menaklukkan kekuatan gelap yang mengancam keseimbangan dunia sihir Jepang.​​

Asrama Yamiyo memiliki hubungan erat dengan bulan, namun dengan perspektif berbeda dibandingkan Asrama Tsukiyomi. Jika Tsukiyomi mewakili kebijaksanaan dan pesona bulan, Yamiyo menelusuri kekuatan gelap yang berkaitan dengan energi malam. Para murid diajarkan untuk mendalami kekuatan yang tersembunyi di balik bayangan bulan, mempelajari cara mengendalikan dan memahami energi gelap yang terkandung di dalamnya.

 

Di Yamiyo, para murid tidak diajarkan untuk takut akan kegelapan, melainkan memanfaatkannya sebagai sumber kekuatan. Mereka belajar mengolah energi gelap dengan bijaksana, menjaga diri agar tidak terjerumus ke dalam kejahatan. Para murid dididik untuk menemukan keseimbangan antara terang dan gelap, menggunakan kekuatan mereka untuk tujuan yang benar dan mulia.

 

Dengan semangat untuk menjelajahi sisi gelap sihir, murid-murid Yamiyo siap menghadapi tantangan dalam perjalanan mereka menuju penguasaan kekuatan magis. Asrama Yamiyo mungkin tersembunyi di kegelapan, namun pesonanya memikat dan kekuatannya tak terbantahkan, menarik para penyihir berani yang ingin mengungkap rahasia terdalam dari dunia sihir.

studs expedition 1.png
studs dark combat.png
studs at purifying hall.png
bagian 1.png
ymy main building.png
ymy gate.png
ymy great hall.png

Asrama Yamiyo mewakili keseimbangan mendalam yang tercermin dari tiga konsep kuno Jepang: 

Shugendo (修験道), Yami no Miyabi (闇の雅) , dan Inochi no Kyōmei (命の共鳴).

SHUGENDO
修験道

Shugendo (修験道) adalah ajaran spiritual Jepang yang berfokus pada pencapaian kesempurnaan melalui praktik disiplin yang intensif, seperti meditasi, puasa, dan perjalanan ke pegunungan suci. Tradisi ini memandang alam sebagai sumber kebijaksanaan dan kekuatan spiritual, di mana para penganutnya sering melakukan perjalanan ke tempat-tempat sakral untuk mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang alam semesta dan kehidupan.

Cerminan Asrama: Asrama Yamiyo menerapkan konsep Shugendo dalam pendekatan mereka terhadap sihir, dengan menelusuri sisi gelap dan misterius dari kekuatan magis. Mereka melihat perjalanan ini sebagai sebuah upaya spiritual untuk menggali lebih banyak pengetahuan tentang energi mistis dan keseimbangan yang ada di alam raya. Seperti halnya para pengikut Shugendo yang menjelajahi alam melalui ritual fisik, murid-murid Yamiyo juga melibatkan diri dalam penelitian, meditasi, dan praktik sihir dengan ketekunan dan dedikasi.

studs with dark creature 2.png
闇の雅
YAMI NO MIYABI

Yami no Miyabi (闇の雅) adalah filosofi yang menekankan seni menemukan keindahan dan makna dalam kegelapan. Konsep ini mengajarkan bahwa kegelapan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan diolah dan dipahami sebagai sumber kekuatan dan wawasan. Para penganut Yami no Miyabi belajar untuk melihat kegelapan sebagai elemen penting dari kehidupan, dan mereka menggali kebijaksanaan serta inspirasi dari hal-hal yang tersembunyi dan misterius.

Cerminan Asrama: Para murid Yamiyo mengintegrasikan prinsip Yami no Miyabi ke dalam studi mereka tentang sihir gelap. Mereka tidak hanya menghadapi kegelapan tanpa rasa takut, tetapi juga menggunakannya sebagai alat untuk tujuan mulia, khususnya dalam upaya mereka memerangi kekuatan jahat yang mengancam keseimbangan dunia sihir Jepang. Dengan memahami dan mengolah sisi gelap sihir, para murid ini mampu memanfaatkannya dengan bijak untuk melindungi komunitas mereka dari bahaya yang berasal dari kekuatan sihir jahat.

studs with dark creature 1.png
INOCHI NO KYŌMEI
命の共鳴

Inochi no Kyōmei (命の共鳴) adalah prinsip yang menekankan pentingnya menciptakan keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan serta dalam penggunaan sihir. Filosofi ini mengajarkan bahwa memahami dan mengelola keseimbangan antara kekuatan yang saling berlawanan adalah kunci untuk mencapai tujuan yang baik. Para pengikut Inochi no Kyōmei melihat kehidupan sebagai sebuah kesatuan yang penuh dengan dinamika, di mana keharmonisan muncul melalui pengaturan yang bijaksana dari energi-energi yang bertentangan.

Cerminan Asrama: Para murid Yamiyo mengadopsi ajaran Inochi no Kyōmei dalam upaya mereka menyelaraskan kekuatan gelap dan terang. Mereka berusaha memanfaatkan kekuatan gelap secara bijak untuk mencapai kebaikan, sambil tetap berkomitmen pada nilai-nilai harmoni dalam setiap tindakan mereka. Sejalan dengan konsep ini, mereka menghormati sisi gelap sihir tanpa melepaskan komitmen untuk menjaga keseimbangan dan kedamaian. Dengan menggabungkan kekuatan gelap dan terang, mereka mampu menciptakan dampak positif dalam dunia sihir dan melindungi komunitas mereka dari ancaman yang mengganggu keseimbangan.

studs with dark creature 3.png

Secara keseluruhan, Asrama Yamiyo adalah tempat di mana ketiga konsep kuno ini dihargai dan ditanamkan dengan kuat dalam budaya dan filosofi kehidupan sehari-hari. Para murid Yamiyo didorong untuk terus berambisi menapak jalan kegelapan dengan tujuan mulia, mempelajari keseimbangan sihir yang ada demi mengamankan komunitas sihir Jepang dan manusia biasa dari ancaman sihir gelap yang marak mengganggu.

 Berikut adalah pemahaman tentang karakteristik murid Asrama Yamiyo:  

Para murid Asrama Yamiyo memiliki ciri khas yang membedakan mereka dari penyihir lainnya, dengan karakter yang selaras dengan sifat-sifat gelap dan misterius dari asrama mereka. Mereka cenderung bergerak dalam keheningan, menjaga gerak-gerik mereka tetap tersembunyi dan sulit ditebak, sambil mengamati dengan cermat lingkungan sekitar. Di balik sikap mereka yang tenang, tersembunyi ambisi yang kuat untuk menghadapi dan memusnahkan ancaman sihir gelap yang mengganggu keseimbangan dunia sihir. 

  1. Ambisi Kuat untuk Melawan Kegelapan: Para murid Yamiyo memiliki ambisi yang kuat untuk memusnahkan ancaman energi gelap dan entitas spiritual gelap yang mengganggu kedamaian komunitas sihir Jepang dan manusia biasa. Mereka merasa tanggung jawab untuk bertindak dan melindungi, siap melakukan pengorbanan dan menghadapi tantangan yang sulit demi mencapai tujuan mereka.

  2. Komitmen untuk Keadilan dan Keseimbangan: Ambisi mereka tidak hanya berasal dari keinginan untuk menghilangkan kejahatan, tetapi juga untuk memastikan keadilan dan keseimbangan dalam dunia sihir. Mereka percaya bahwa dengan menghilangkan ancaman energi gelap, mereka dapat menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi semua makhluk sihir dan manusia.

  3. Keseriusan dan Disiplin Tinggi: Para murid Yamiyo dikenal karena dedikasi dan keseriusan mereka dalam mengejar pemahaman yang lebih dalam tentang sihir gelap. Mereka memiliki disiplin yang tinggi dalam latihan sihir dan studi, serta menghormati tradisi dan ajaran yang mereka pelajari.

  4. Intelektual yang Tinggi: Para murid Yamiyo dikenal karena kecerdasan dan kepekaan mereka terhadap aspek-aspek ilmu sihir, terutama yang berkaitan dengan sihir gelap. Mereka memiliki kemampuan analitis yang kuat dan mampu memahami konsep-konsep yang kompleks dengan cepat, memungkinkan mereka untuk menemukan solusi yang kreatif dan efektif dalam menghadapi tantangan.

​​

Dengan perpaduan karakteristik unik ini, murid-murid Asrama Yamiyo berkembang menjadi penyihir yang tangguh, berani, dan penuh dedikasi. Mereka siap menghadapi segala tantangan yang muncul, dengan tekad yang tak tergoyahkan dalam mengejar pemahaman lebih luas tentang sihir gelap dan misteri yang tersembunyi. Semua upaya mereka berfokus pada satu tujuan utama: menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi komunitas sihir Jepang serta masyarakat biasa, melindungi mereka dari ancaman sihir jahat yang terus mengintai.

studs at stage.png
studs at great hall.png
studs at dark chamber.png
bagian 2 full 2nd.png

Motto ini menggambarkan esensi Asrama Yamiyo dengan menjelaskan dua konsep utama yang menjadi ciri khasnya:

  1.  Merangkul Kegelapan (Embracing Shadows):  Para murid Asrama Yamiyo memiliki keberanian untuk menjelajahi sisi gelap sihir dan memahami kekuatan yang tersembunyi di dalamnya. Mereka tidak takut untuk mengeksplorasi wilayah-wilayah yang gelap dan misterius, tetapi malah memeluknya sebagai bagian integral dari perjalanan mereka dalam mencari pemahaman yang lebih dalam tentang sihir. Dan dengan ilmu yang mereka dapatkanlah mereka dapat menemukan cara untuk memusnahkan ancaman sihir gelap yang selalu mengancam.

  2.  Mencerahkan Alam Semesta (Enlightening the Universe):  Meskipun terlibat dalam studi sihir gelap, tujuan mereka tidak hanya terbatas pada kepentingan pribadi atau kekuatan individu. Mereka menggunakan pengetahuan dan kebijaksanaan yang mereka peroleh untuk mencerahkan alam semesta dengan cahaya pengetahuan dan kebenaran. Mereka berkomitmen untuk membawa kebaikan, kedamaian, dan keamanan dalam komunitas sihir Jepang dan komunitas manusia non-sihir.

Motto ini mencerminkan semangat dan tujuan utama para murid Asrama Yamiyo. Melalui penelitian dan latihan yang mendalam tentang sisi gelap sihir, mereka tidak hanya merangkul kegelapan, tetapi juga menggunakan pengetahuan yang mereka peroleh untuk mencerahkan dunia. Dengan merangkul kegelapan, mereka mengambil risiko untuk memahami sisi gelap sihir yang seringkali dianggap tabu atau berbahaya, namun mereka melakukannya dengan tujuan membawa cahaya dan pemahaman baru yang dapat membantu melindungi dan memperkaya komunitas sihir dan manusia secara keseluruhan, serta untuk memusnahkan ancaman teror dari sihir gelap yang kerap mengganggu. Melalui motto ini, mereka menegaskan komitmen mereka untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan gelap dan terang, serta untuk menggunakan kekuatan mereka untuk kebaikan dan pencerahan alam semesta.

studs dark expedition 3.png
bagian 3.png
studs at ymy shrine.png
ymy shrine.png
studs at ymy shrine.png
_0446a817-798a-4f69-8f59-bb17a04fdab3.jpeg
Default_Generate_a_photo_featuring_a_black_fox_emitting_a_soft_0.jpg
Default_Generate_a_photo_featuring_a_black_fox_emitting_a_soft_2.jpg
Yamiyo
MASKOT ASRAMA

Rubah hitam, atau dalam bahasa Jepang disebut "Kuro Kitsune" (黒狐), merupakan entititas spiritual Jepang yang dipilih sebagai maskot Asrama Yamiyo. Kuro Kitsune melambangkan kecerdasan, kebijaksanaan, dan keahlian yang kuat dalam ilmu sihir. Rubah hitam dianggap memiliki hubungan khusus dengan kegelapan dan misteri, serta memiliki kemampuan untuk menavigasi dunia yang tidak terlihat dengan lancar. Hubungan antara asrama dan Kuro Kitsune adalah sebagai berikut:

  1. Karakteristik Misterius: Rubah hitam sering dianggap sebagai makhluk yang misterius dan sulit dipahami. Seperti halnya asrama itu sendiri, yang tersembunyi di dalam kegelapan malam, Kuro Kitsune mencerminkan sisi yang misterius dan tersembunyi dari sihir yang dieksplorasi oleh para murid Yamiyo.

  2. Kebijaksanaan dan Kecerdasan: Menurut mitologi Jepang, rubah hitam sering dikaitkan dengan kecerdasan dan kebijaksanaan yang luar biasa. Mereka dianggap sebagai makhluk yang memiliki pemahaman mendalam tentang alam semesta dan energi magis. Sebagai simbol, Kuro Kitsune menginspirasi para murid Yamiyo untuk mengeksplorasi ilmu gelap dengan bijaksana dan untuk menggunakan kecerdasan mereka dalam praktik sihir.

  3. Kemampuan Menavigasi Dunia yang Tidak Terlihat: Rubah hitam memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan dunia spiritual dan memahami energi yang tidak terlihat oleh manusia biasa. Hal ini sesuai dengan tujuan Asrama Yamiyo untuk mempelajari sisi gelap sihir dan menguasai energi gelap yang tersembunyi. Kuro Kitsune menjadi penuntun spiritual bagi para murid Yamiyo dalam menjelajahi dunia yang tidak terlihat dan memahami kekuatan gelap.

Default_Generate_a_photo_showcasing_a_black_rose_Placed_agains_2.jpg
_f413e334-ba50-4e71-b6d2-f98738065c32.jpeg
_8799987e-7277-4077-83f1-44b4e8089325.jpeg
Yamiyo
REPRESENTASI BUNGA

Mawar hitam dipilih sebagai representasi bunga Asrama Yamiyo karena kesesuaiannya dengan karakteristik gelap, misterius, dan kuatnya yang merajai asrama tersebut. Berikut adalah penjelasan mendetail tentang bagaimana mawar hitam sesuai dengan karakteristik Asrama Yamiyo:

  1. Kesesuaian dengan Kegelapan: Mawar hitam secara alami melambangkan kegelapan dan misteri. Warna hitam pada kelopaknya menciptakan aura yang gelap dan menakutkan, mencerminkan sifat-sifat yang terkandung dalam Asrama Yamiyo. Para murid yang berada di asrama ini mencari pemahaman yang lebih dalam tentang sisi gelap sihir, dan mawar hitam menjadi simbol visual yang sempurna untuk merepresentasikan fokus mereka pada kegelapan.

  2. Kekuatan dan Keteguhan: Meskipun terlihat rapuh, mawar hitam sebenarnya memiliki kekuatan yang luar biasa. Mawar hitam mencerminkan kekuatan yang tersembunyi di balik kegelapan, seiring dengan ambisi para murid Asrama Yamiyo untuk menguasai ilmu gelap dan memanfaatkannya untuk tujuan yang baik. Selain itu, keteguhan mawar hitam yang dapat tumbuh dan berkembang dalam kondisi yang sulit mencerminkan keteguhan hati para murid yang berani mengeksplorasi sisi gelap sihir.

  3. Kecantikan yang Misterius: Mawar hitam memiliki kecantikan yang misterius dan unik. Kombinasi antara warna gelap dan bentuk yang elegan menciptakan pesona yang menakjubkan, mencerminkan aura kesan yang dimiliki Asrama Yamiyo. Para murid yang belajar di asrama ini tidak hanya mencari kekuatan, tetapi juga mengejar kebijaksanaan dan keindahan dalam kegelapan.

studs at ymy black rose field 2.png
studs at ymy black rose field 2.png
ymy black rose field.png
bagian 4.png

Sejak Peristiwa Kegelapan meluluhlantakkan fondasi dunia sihir Jepang, komunitas sihir hidup dalam bayang-bayang ketakutan dan keterpurukan. Kehancuran tersebut menyadarkan Kementerian Sihir Jepang bahwa melarikan diri dari kegelapan bukanlah solusi.

Oleh karena itu, Asrama Yamiyo didirikan sebagai benteng harapan terakhir. Asrama ini secara khusus diciptakan untuk menaungi para gakusei dengan bakat langka: para pemusnah dan pemanipulasi kegelapan. Mereka dididik bukan untuk bersembunyi, melainkan untuk berdiri tegak sebagai garda terdepan, siap memerangi ancaman yang pernah menghancurkan dunia mereka, serta membalikkan energi kelam tersebut menjadi sumber kekuatan yang bermanfaat bagi alam semesta. Dengan demikian, tujuan-tujuan spesifik dari Asrama Yamiyo yang berguna bagi komunitas sihir Jepang meliputi:

  1.  Memusnahkan Ancaman Sihir Gelap:  Tujuan utama Asrama Yamiyo adalah untuk memusnahkan ancaman sihir gelap yang tersebar di seluruh negeri. Para murid dilatih untuk mengidentifikasi, melawan, dan mengatasi energi gelap serta entitas spiritual gelap yang dapat membahayakan kedamaian dan keselamatan komunitas sihir Jepang dan komunitas non-sihir.

  2.  Mempelajari dan Mendalami Sihir Gelap untuk Merancangkan Pertahanan:  Selanjutnya, para murid Yamiyo mempelajari dan mendalami sihir gelap dengan tujuan merancang pertahanan yang efektif dari sihir gelap tersebut. Mereka belajar untuk memahami sifat dan karakteristik sihir gelap, serta mengembangkan strategi dan teknik untuk melawan atau menetralkan pengaruhnya, sehingga dapat melindungi komunitas dari ancaman gelap. 

  3.  Pengendalian Diri dan Ketahanan Mental:  Melatih murid agar mampu menyentuh dan memanipulasi kegelapan tanpa terkorupsi olehnya. Tujuannya adalah menciptakan penyihir yang memiliki hati paling terang justru saat berada di tempat yang paling gelap, menjaga keseimbangan jiwa mereka agar tidak menjadi monster yang mereka buru.

  4.  Memanipulasi Energi Gelap untuk Tujuan Baik:  Terakhir, tujuan mereka adalah mempelajari sihir gelap dengan tujuan mengolah atau memodifikasinya menjadi sihir yang baik demi kemajuan komunitas sihir Jepang. Para murid didorong untuk menggunakan pengetahuan dan kebijaksanaan mereka untuk mengubah energi gelap menjadi sumber kekuatan yang positif, membantu dalam membangun dunia sihir yang lebih harmonis. 

studs dark expedition 4.png

Karakteristik yang unik dan ciri khas yang dimiliki oleh murid-murid Asrama Yamiyo tidak hanya mencerminkan identitas mereka sebagai penyihir yang berani, tetapi juga sejalan dengan tujuan dan nilai-nilai yang ditanamkan oleh asrama ini. Dengan perlengkapan khusus dan kecerdasan tinggi, para murid Yamiyo siap menghadapi segala tantangan gelap yang mengintai, serta belajar bagaimana menggunakan kekuatan gelap untuk tujuan yang baik. 

 Beberapa ciri khas murid Asrama Yamiyo antara lain adalah: 

  1.  Sedikit Berbicara, Sulit Ditebak:  Murid Asrama Yamiyo memiliki karakteristik yang unik dan menonjol, yang memberikan mereka keunggulan dalam menghadapi bahaya sihir gelap yang senantiasa mengintai. Mayoritas dari mereka cenderung memiliki sifat yang sedikit berbicara, sulit ditebak, berkepala dingin, dan kerap menunjukkan sikap santai dan enteng dalam bersosialisasi. Meskipun tampak cuek, mereka sebenarnya sangat observan terhadap lingkungan sekitar. Sikap-sikap ini merupakan kekuatan yang membantu mereka tetap tenang dan terfokus dalam situasi-situasi yang penuh tekanan dalam menghadapi sihir gelap. Mereka memiliki kepekaan yang tinggi terhadap perubahan-perubahan kecil dalam lingkungan mereka. Tidak menganggap enteng situasi atau ancaman, tetapi sebaliknya tetap waspada dan siap bertindak jika diperlukan. 

  2.  Kostum Ungu Gelap:  Para murid Yamiyo sering terlihat mengenakan kostum berwarna ungu gelap yang mencerminkan keanggunan dan kekuatan. Warna ini menjadi simbol dari eksplorasi mereka terhadap sisi gelap sihir, serta menunjukkan komitmen mereka terhadap pemahaman yang lebih dalam tentang kekuatan magis yang kompleks.

  3.  Tato Mantra Pelindung:  Mayoritas murid dan staff Asrama Yamiyo memiliki tato yang terukir di tubuh mereka. Tato-tato yang menghiasi tubuh murid Yamiyo bukanlah sekadar ornamen, melainkan ukiran mantra pelindung yang memiliki kekuatan magis untuk melindungi pemakainya dari serangan sihir gelap yang mematikan. Karena seringkali diserang, diteror, bahkan diculik, perlindungan ekstra seperti tato mantera sangat diperlukan bagi para murid. Setiap tato adalah hasil dari ritual khusus yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian, menambahkan lapisan perlindungan ekstra bagi para murid Yamiyo yang sering berada di garis depan melawan kekuatan gelap.

  4.  Aksesoris sebagai Jimat Pelindung:  Selain tato, aksesoris magis juga menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas murid Yamiyo. Kalung, gelang, anting, dan cincin yang dipilih dengan hati-hati tidak hanya berfungsi sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai jimat pelindung tambahan. Setiap aksesoris tersebut diberi imbuan mantra dan energi magis yang menguatkan perlindungan mereka terhadap ancaman gelap.

  5.  Cerdik dan Berintelektual Tinggi:  Kemampuan intelektual yang tinggi menjadi karakteristik yang menonjol dari murid-murid Yamiyo. Mereka terkenal dengan kecerdasan analitis dan kepekaan terhadap detail, memungkinkan mereka untuk memecahkan masalah yang kompleks dengan cepat dan efisien. Kemampuan ini sangat berharga dalam menghadapi tantangan sihir gelap yang sering kali memerlukan pemikiran kreatif dan strategi yang cermat.

studs at ymy hall of wisdom.png
bagian 5.png

Untuk mencapai Asrama Yamiyo, perjalanan dimulai dari area kastil utama Mahoutokoro yang megah di puncak pulau. Dari sana, kau harus mengarahkan langkah menuju gerbang utara dan mulai menuruni jalan setapak yang berkelok. Perjalanan santai menuruni lereng bukit ini akan memakan waktu sekitar 40 menit, membawamu menjauh dari hiruk pikuk kastil menuju sisi utara pulau yang lebih sunyi. Jalur ini berujung pada sebuah pemandangan yang dramatis: Yamiyo Black Rose Field yang luas, di mana udara terasa lebih sejuk dan mistis. Di tengah ladang ini, pintu masuk menuju gua tebing utara berdiri, dijaga dengan ketat oleh dua patung rubah hitam raksasa yang tampak hidup.

ymy black rose field.png

 Yamiyo Black Rose Field 

Area ini sepenuhnya aman sebagai zona netral tempat bersosialisasi, asalkan kau menghormati satu aturan mutlak: jangan pernah mencoba melewati batas dua patung rubah hitam raksasa di ujung jalan jika kau bukan penghuni Yamiyo. Hanya penghuni Yamiyo yang dapat melangkah melewati mereka untuk memasuki mulut gua yang berpendar ungu. 

Bagi gakusei Yamiyo sendiri, ladang  bunga mawar hitam ini menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian mereka. Kau akan sering melihat mereka bersantai di sini pada pagi hari, menikmati ketenangan di antara wangi mawar untuk mengumpulkan semangat sebelum mendaki jalur fisik menuju kastil Mahoutokoro. Begitu pula saat sore menjelang, area ini menjadi tempat melepas lelah yang sempurna setelah mereka menuruni bukit sepulang sekolah, khususnya bagi mereka yang memilih menikmati perjalanan kaki dan angin laut alih-alih menggunakan portal yang ada di asrama.

yoru mori.png

 Yoru Mori Snack Shelter 

Di tengah hamparan mawar hitam yang sunyi, pandanganmu pasti akan tertuju pada sebuah kedai kayu mungil yang memancarkan cahaya ungu hangat bernama "Yoru-Mori Snack Shelter". Bangunan kedai ini kental dengan nuansa tradisional, beratapkan genting tua dengan sebuah keranjang besar di puncaknya, sementara lampion-lampion ungu yang menggantung dan kertas-kertas mantra yang berkibar pelan di sekitarnya menambah kesan mistis namun tetap mengundang. Aroma yang tercium dari sana sungguh menggoda, sebuah perpaduan wangi manis adonan panggangan yang baru matang, seolah memanggilmu untuk mendekat dan beristirahat sejenak dari dinginnya angin utara di area terbuka tersebut.

Di balik meja kedai, kau akan disambut—atau mungkin hanya ditatap datar—oleh sosok penjaga unik bernama Shigo. Dia adalah yokai berbentuk humanoid kucing yang mengenakan pakaian tradisional, berdiri tegak sebagai pemilik sekaligus penjaga tunggal tempat ini. Jangan terkecoh dengan mimik wajahnya yang selalu tampak serius dan kaku, karena di balik tatapan tajam itu tersimpan kepribadian yang jenaka. Shigo dikenal gemar melontarkan komentar sarkas yang menggelitik kepada para pengunjungnya yang sedang memesan, atau tiba-tiba ia akan bercerita panjang lebar tentang pengalaman hidupnya yang penuh warna sembari menyiapkan pesananmu, menjadikan interaksi dengannya sebuah hiburan tersendiri.

Namun, alasan utama mengapa kedai ini begitu dicintai bukan hanya karena celotehan Shigo, melainkan karena keahlian tangannya yang luar biasa di dapur. Shigo adalah pemanggang roti yang sangat andal, dan semua makanan yang tersaji di etalase kedai ini merupakan buah tangan aslinya sendiri. Roti-roti hangat dan berbagai camilan buatannya sudah melegenda di kalangan gakusei karena kelezatannya yang mampu memanjakan lidah. Rasanya seolah setiap gigitan roti buatannya adalah kompensasi manis yang sepadan setelah mendengar sindiran tajamnya, membuat siapa pun selalu ingin kembali lagi ke Yoru-Mori Snack Shelter. Beberapa roti di etalase memiliki efek sihir unik dimana satu gigitan dapat mengenyangkan perut seharian penuh. Para gakusei Yamiyo seringkali membawa bekal roti dari Yoru Mori dalam ekspedisi gelap mereka.

yamiyo house.png

 Komplek Asrama Yamiyo 

Berdiri tepat di hadapan dua patung rubah hitam raksasa yang menjaga mulut gua di area Yamiyo Black Rose Field, kau akan merasakan getaran sihir kuno yang tak main-main. Gerbang ini memegang aturan absolut: hanya mereka yang berstatus penghuni Yamiyo yang diizinkan melintas. Peringatan ini harus kau camkan baik-baik, sebab jika kau bukan penghuni asrama ini namun nekat memaksakan diri atau mencoba mencurangi mantra pelindungnya, nasib buruk menantimu. Kau tidak akan sekadar tertolak mundur, melainkan akan seketika terlempar ke dimensi lain yang berwujud sebuah pekuburan tua terbengkalai. Di tempat terkutuk itu, kau akan terkurung selama satu minggu penuh tanpa jalan keluar, dipaksa menghadapi manifestasi hidup dari ketakutan terbesarmu sendiri dalam kesendirian yang mencekam. Selain penghuni asrama, pihak luar asrama seperti Kepala Sekolah Mahoutokoro dan para Sensei yang memiliki urusan di Yamiyo dapat mengakses jalan ini dengan bebas.

 

Jika kau adalah penghuni sah Yamiyo, kedua patung penjaga itu akan membiarkanmu lewat dengan aman menuju lorong yang berpendar ungu di belakangnya. Langkahmu kemudian akan diarahkan menuju sebuah tangga batu spiral yang melingkar jauh ke bawah, menembus kedalaman tebing batu. Suasana di sini hening dan sejuk, memberikan transisi yang tenang dari dunia luar. Kau hanya perlu menuruni anak tangga ini dengan santai selama kurang lebih sepuluh menit, hingga akhirnya jalur tersebut membawamu tiba tepat di jantung tempat tinggalmu: komplek utama asrama Yamiyo yang megah dan tersembunyi.

ymy gate.png

 Gerbang Masuk Yamiyo 

Setelah menuntaskan perjalanan menuruni tangga spiral, langkahmu akan berakhir di hadapan gerbang batu kokoh yang menjadi batas terakhir menuju jantung asrama. Gerbang ini tampil begitu intimidatif namun memukau, dengan papan nama neon ungu bertuliskan "YAMIYO" yang menyala terang, kontras dengan dinding gua yang gelap. Di kedua sisinya, berdiri dua patung rubah batu yang duduk tegap di atas pilar, mata mereka memancarkan cahaya ungu mistis dan terdapat lambang bulan sabit yang bersinar di dahi mereka, seolah sedang menatap tajam ke dalam jiwamu. Pagar besi hitam yang menjulang di sela-sela pilar batu semakin menegaskan bahwa area di baliknya adalah wilayah privat yang dijaga ketat. Aturan magis yang menyelimuti gerbang ini sama mutlaknya dengan yang ada di ladang bunga mawar di atas.

ymy portal.png

 Portal Harian Yamiyo 

Tepat di tengah pelataran asrama yang bernuansa gelap dan mistis, pandanganmu akan tertuju pada sebuah gerbang Torii hitam pekat yang berdiri angker di antara dua patung rubah bermata ungu menyala, itulah Portal Harian Yamiyo. Portal dengan pusaran energi ungu muda yang berputar ini berfungsi sebagai sarana transportasi operasional sehari-hari yang sangat praktis bagi para gakusei. Fasilitas ini menghubungkan wilayah asrama yang terisolasi langsung ke titik-titik vital di Kastil Utama Mahoutokoro atau lokasi lain di pulau Minami Iwo Jima, menjadi penyelamat bagi penghuni yang sedang malas berjalan kaki atau terburu-buru mengejar kelas pagi. Portal ini dilengkapi mantra penolak yang kuat sehingga siapa pun yang bukan warga Yamiyo atau tidak mengantongi izin khusus tidak akan pernah bisa menerobos masuk melalui pusaran ini dari lokasi lain.

dark combat arena.png

 Dark Sparring Arena 

Melangkah masuk lebih dalam ke halaman utama komplek asrama yang luas ini, arahkan pandanganmu ke sisi kanan pelataran, tidak jauh dari gerbang masuk. Di sana terhampar sebuah area persegi panjang yang memancarkan aura serius dan berbahaya, yang dikenal sebagai Dark Sparring Arena. Lantai arena ini terbuat dari batu pecah yang kokoh, diukir dengan formasi lingkaran sihir rumit yang berpendar dalam warna ungu neon menyala, menciptakan kontras tajam dengan kegelapan dinding gua di sekitarnya. Area ini dipagari oleh deretan rak besi yang memuat berbagai senjata latih seperti tombak dan pedang sihir, sementara lampu-lampu gantung ungu di setiap sudutnya memberikan penerangan temaram yang menambah kesan dramatis dan mencekam.

 

Tempat ini bukanlah arena duel biasa tempat gakusei saling menguji kekuatan satu sama lain, melainkan sebuah simulator pertempuran tingkat lanjut melawan ilmu hitam. Sihir yang tertanam di lantai arena memiliki kemampuan khusus untuk memanifestasikan lawan latih yang menyerupai makhluk-makhluk gelap, menciptakan simulasi musuh yang terasa sangat nyata dan mematikan. Fasilitas ini memegang peranan vital bagi para gakusei Yamiyo, karena latihan di sini adalah persiapan wajib sebelum mereka terjun ke misi sesungguhnya. Mereka ditempa di atas lantai berpendar ini agar siap mental dan fisik untuk melakukan ekspedisi kegelapan—sebuah agenda rutin asrama untuk melacak, mempelajari, dan menumpas segala bentuk kegelapan yang masih bersembunyi dan membayangi kedamaian Komunitas Sihir Jepang.

ymy main building.png

 Main Building 

Pandanganmu kini pasti akan terpaku pada struktur paling dominan yang berdiri agung tepat di pusat komplek asrama, yaitu Gedung Utama Yamiyo. Bangunan ini menyerupai istana tradisional Jepang yang megah namun bernuansa kelam, dengan atap bertingkat yang dihiasi ornamen mawar hitam serta sebuah papan neon besar yang menyala terang menampilkan moto kebanggaan mereka: "Embracing the Shadows, Enlightening the Universe". Pintu kayu besar di bagian depannya dijaga kembali oleh dua patung rubah yang duduk takzim, seolah menyambut kepulangan para penghuninya. Di balik dinding-dinding kokoh inilah denyut nadi kehidupan asrama berdetak, karena gedung ini menampung seluruh ruang tinggal para gakusei, kantor pribadi Kepala Asrama, berbagai ruang fasilitas penunjang, hingga area tempat tinggal khusus bagi para pekerja yang mengabdikan diri untuk melayani kebutuhan operasional asrama Yamiyo sehari-hari.

black rose garden.png

 Black Rose Garden 

Bergeser ke sisi kiri dari bangunan utama, langkahmu akan membawamu menemukan sebuah oase ketenangan yang disebut Black Rose Garden. Tempat ini dirancang sebagai taman relaksasi yang memukau, di mana jalan setapak batu membelah hamparan bunga mawar hitam yang bermekaran lebat, dihiasi pendaran cahaya ungu yang romantis namun misterius. Di tengah-tengah taman, terdapat gazebo-gazebo kayu berukir indah yang berdiri di tepi kolam-kolam mata air alami yang mengepulkan uap hangat. Latar belakang taman ini semakin sempurna dengan pemandangan air terjun Tasogare no Taki atau Twilight Cascade yang mengalir deras dari celah tebing tinggi, menciptakan suara gemericik air yang menenangkan jiwa.

Namun, keistimewaan taman ini melampaui keindahan visualnya semata, karena mata air hangat yang menggenangi kolam-kolam batu di sini memiliki sihir penyembuh. Ketika tubuh terasa remuk redam usai menjalani hari sekolah yang berat atau baru saja kembali dari ekspedisi gelap yang menguras tenaga, para gakusei Yamiyo biasanya akan datang ke sini untuk sekadar mencelupkan kaki mereka ke dalam air hangat tersebut. Hanya dalam beberapa menit perendaman, keajaiban air itu bekerja memulihkan stamina fisik mereka yang hilang dan menstabilkan kembali aliran energi sihir yang sempat kacau. Tak heran jika kau akan sering melihat mereka duduk bersantai di gazebo, menikmati hangatnya uap air sembari memandangi jatuhnya air terjun Tasogare no Taki, membiarkan lelah hanyut bersama aliran air.

twilight cascade - tasogare no taki.png

 Tasogare no Taki (Twilight Cascade) 

Tepat di belakang ketenangan Black Rose Garden, pandanganmu akan ditarik ke atas menuju sumber suara gemuruh air yang mendominasi sisi kiri tebing gua. Inilah Tasogare no Taki atau Twilight Cascade, sebuah air terjun megah yang menjatuhkan tirai air putih deras ke kolam di bawahnya. Namun, jangan biarkan keindahan visual air terjun ini mengecohmu, karena fungsi sebenarnya dari tempat ini jauh lebih kelam daripada sekadar hiasan alam. Jika kau perhatikan lebih teliti, dinding tebing di sekitar aliran air tersebut dipenuhi oleh puluhan lingkaran sihir runik berwarna ungu yang melayang dan berpendar misterius. Lingkaran-lingkaran bercahaya itu bukanlah dekorasi, melainkan segel-segel pintu portal menuju dimensi penjara yang tak kasat mata.

Fasilitas ini sejatinya adalah sebuah penjara berkeamanan tinggi bagi berbagai makhluk sihir gelap berbahaya. Makhluk-makhluk mengerikan yang kini terkurung di balik setiap segel ungu tersebut merupakan hasil tangkapan para gakusei Yamiyo selama mereka menjalankan misi ekspedisi gelap yang penuh risiko. Mereka tidak dibunuh, melainkan dikurung di sana karena berbagai alasan; entah karena wujud mereka yang terlalu kuat dan belum ditemukan cara untuk memusnahkannya sepenuhnya, atau sengaja disimpan hidup-hidup sebagai subjek penelitian bagi para gakusei untuk mempelajari kelemahan dan karakteristik kegelapan lebih dalam. Jadi, saat kau menatap pendaran ungu indah di dinding air terjun itu, ingatlah bahwa kau sedang menatap deretan sel penjara yang menahan mimpi buruk dunia sihir agar tidak lepas kembali ke dunia luar.

ymy shrine.png

 Yamiyo Shrine 

Jika kau mengarahkan pandanganmu ke tebing di sisi kiri atas komplek, sedikit terpisah dari hiruk-pikuk bangunan utama, kau akan menemukan area paling sakral di seluruh asrama, yaitu Yamiyo Shrine. Untuk mencapainya, kau harus mendaki serangkaian anak tangga batu yang diapit oleh rimbunnya pepohonan tua dan hamparan mawar hitam, seolah alam sendiri sedang melindungi kesucian tempat tersebut. Bangunan kuil ini berbentuk paviliun terbuka yang anggun dengan pilar-pilar gelap berukir mawar hitam, berdiri hening di tengah kepulan asap dupa dan pendaran cahaya ungu yang mistis.

Di pusat altar kuil, duduklah sebuah patung rubah hitam yang agung dengan mata menyala ungu, merepresentasikan entitas spiritual yang menjadi maskot sekaligus pelindung abadi bagi asrama Yamiyo. Keberadaan kuil ini sangat vital bagi kehidupan spiritual para gakusei. Sebelum mereka memberanikan diri berangkat menuju ekspedisi gelap yang penuh risiko, para gakusei akan datang bersimpuh di hadapan patung ini. Mereka memanjatkan doa dan memohon berkat perlindungan kepada roh penjaga tersebut, berharap agar keberanian mereka diberkati dan mereka dapat kembali pulang dengan selamat dari cengkraman kegelapan yang akan mereka hadapi.

dark portal.png

 Yamiyo Dark Portal 

Jika kau menelusuri sudut area yang lebih tersembunyi di antara pepohonan tua yang melingkupi tebing kanan atas asrama, kau akan menemukan sebuah gerbang batu kuno yang memancarkan aura paling berat di tempat ini, yaitu Yamiyo Dark Portal. Struktur gerbang ini tampak kokoh dan dingin, dengan atap batu tradisional yang menaungi sebuah lingkaran energi sihir yang berputar lambat di tengahnya. Berbeda dengan Portal Harian Yamiyo yang mungkin terlihat bersih, permukaan energi di portal ini sering kali menampilkan sekilas pemandangan mengerikan dari lokasi lain—seperti bayangan nisan-nisan tua atau tanah tandus yang diselimuti kabut—memberikan peringatan visual yang jelas bahwa tujuan di baliknya bukanlah tempat untuk berwisata.

Fasilitas ini memegang status sangat eksklusif dan berbahaya, sehingga tidak ada gakusei yang diizinkan menggunakannya sembarangan tanpa otorisasi tingkat tinggi. Portal ini adalah gerbang utama bagi para gakusei Yamiyo tingkat 3 hingga 7 untuk melaksanakan tugas suci mereka: ekspedisi rutin ke lokasi-lokasi terpencil yang disinyalir memiliki konsentrasi energi sihir gelap yang tinggi. Melalui pusaran ungu inilah mereka berangkat untuk melacak, menyegel, atau memusnahkan ancaman kegelapan sebelum menyebar, dan melaluinya pula mereka kembali pulang. Karena tingginya risiko yang ada, setiap pengaktifan dan penggunaan portal ini diawasi dengan sangat ketat langsung oleh Kepala Asrama dan para Sensei pengajar khusus yang membimbing gakusei dalam seni menghadapi sihir gelap.

entertainment area.png

 Entertainment Area 

Mengalihkan pandanganmu ke sisi kanan pelataran utama, kau akan menemukan sebuah fasilitas yang menawarkan nuansa berbeda dari ketegangan sihir gelap, yaitu Entertainment Area. Tempat ini dirancang layaknya sebuah teater terbuka yang elegan, dengan panggung batu megah yang dihiasi tirai-tirai beludru ungu tebal dan latar belakang artistik bergambar rubah di antara mawar, menciptakan atmosfer pertunjukan yang dramatis namun tetap berkelas. Deretan kursi-kursi empuk berwarna ungu tersusun rapi menghadap panggung, dikelilingi oleh pepohonan unik yang buahnya memancarkan cahaya redup, memberikan pencahayaan alami yang syahdu saat malam tiba.

 

Fungsi area ini sangatlah fleksibel dan menjadi pusat kehidupan sosial yang lebih ringan di asrama. Di panggung inilah berbagai acara internal penting digelar, mulai dari upacara penyambutan gakusei baru yang hangat hingga perayaan kelulusan. Selain itu, pada momen-momen langka ketika asrama Yamiyo memutuskan untuk membuka gerbangnya bagi civitas akademika Mahoutokoro lainnya, area ini akan disulap menjadi lokasi pesta atau pertunjukan seni yang meriah. Di sinilah satu-satunya tempat di mana sisi kelam dan beban berat studi sihir gelap sejenak dilupakan, memberi ruang bagi para gakusei untuk tertawa, tersenyum, dan menikmati sisi cerah dari kehidupan asrama mereka.

ymy great hall.png

 Yamiyo Great Hall 

Melangkah masuk melewati pintu utama gedung, kau akan langsung disambut oleh kemegahan gelap yang memukau dari Yamiyo Great Hall. Atmosfer di ruangan ini terasa begitu magis dan agung, dengan atap kaca tinggi yang memperlihatkan pemandangan langit sihir yang terus berpusar dalam pusaran awan ungu, seolah badai energi magis sedang menaungi asrama ini secara abadi. Perhatianmu pasti akan tersedot ke tengah ruangan, di mana sebuah lampu gantung raksasa berbentuk mawar hitam keunguan menggantung dramatis dari rantai besi, memancarkan cahaya temaram yang menyinari lantai marmer hitam di bawahnya. Dinding-dinding ruangan ini dilapisi panel kayu gelap yang elegan, dihiasi oleh lukisan-lukisan besar bernuansa gotik yang menampilkan sosok rubah dan bunga mawar, sementara di ujung ruangan, patung rubah hitam duduk dengan tenang di bawah tulisan "YAMIYO GREAT HALL", mengawasi seisi ruangan dengan wibawa.

 

Secara fungsional, aula megah ini adalah jantung pertemuan bagi komunitas Yamiyo. Di sinilah titik kumpul wajib bagi seluruh penghuni asrama apabila Kepala Asrama memiliki pengumuman krusial atau ketika ada pembahasan strategi penting yang melibatkan seluruh angkatan. Namun, kegunaan ruangan ini tidak kaku hanya untuk urusan formal saja. Yamiyo Great Hall bersifat sangat multifungsi; Apabila sedang tidak memungkinkan mengadakan acara di Entertainment Area, atau para gakusei sekadar bosan dan menginginkan suasana indoor yang lebih intim, maka berbagai acara hiburan, pesta perayaan, atau pertemuan santai akan dipindahkan ke dalam kehangatan aula ini, menjadikan tempat ini ruang yang fleksibel di balik wajahnya yang serius.

ymy dark chamber.png

 Yamiyo Dark Chamber 

Berjalan lebih jauh ke lorong yang lebih sunyi dan dijaga ketat di dalam gedung utama, kau akan menemukan sebuah ruangan yang auranya jauh lebih berat dan mencekam dibandingkan tempat manapun dalam gedung ini, yaitu Yamiyo Dark Chamber. Ruangan ini sejatinya adalah gudang penyimpanan khusus sekaligus museum terbatas bagi koleksi artefak sihir hitam yang berbahaya. Sejauh mata memandang, ruangan bertingkat ini dipenuhi oleh etalase-etalase kaca yang menyimpan benda-benda terkutuk: mulai dari topeng-topeng iblis kuno yang menyeringai, katana yang memancarkan hawa pembunuh, hingga boneka-boneka menyeramkan yang seolah menatap balik ke arahmu. Di dinding-dindingnya, tertempel poster-poster akademis tentang cara mengidentifikasi kutukan gelap, sementara langit-langit sihir di atasnya menampilkan pusaran energi ungu pekat yang dipenuhi bayangan roh gelap dari dimensi lain, menciptakan atmosfer yang sangat mengintimidasi.

 

Akses menuju ruangan ini diatur dengan sangat ketat dan tidak sembarang orang boleh masuk. Terdapat aturan mutlak bahwa gakusei di bawah tingkat 3 dilarang keras untuk menjejakkan kaki di sini. Larangan ini diberlakukan demi keselamatan mereka sendiri, karena aura gelap yang memancar di ruangan ini sangatlah pekat dan menyesakkan. Sebagian besar artefak yang disimpan di sini belum sepenuhnya dinetralkan, sehingga residu energi jahatnya dapat sangat mengganggu dan berpotensi merusak kondisi mental maupun spiritual jiwa-jiwa muda yang masih murni. Artefak-artefak ini hanya dikeluarkan sewaktu-waktu untuk dipelajari oleh gakusei tingkat lanjut yang mentalnya sudah ditempa, sebagai bahan studi mendalam mengenai bahaya yang harus mereka antisipasi.

ymy purifying hall.png

 Yamiyo Purifying Hall 

Berpindah ke ruangan yang memiliki peran vital dalam menjaga keselamatan seluruh penghuni asrama, kau akan memasuki Yamiyo Purifying Hall. Di bawah naungan langit-langit sihir yang menampilkan pusaran energi ungu yang intens, ruangan ini tertata rapi layaknya sebuah laboratorium sihir kuno namun dengan atmosfer yang sangat serius. Deretan meja batu berat berjejer memenuhi ruangan, masing-masing dipenuhi oleh berbagai peralatan ritual, gulungan mantra, kristal bercahaya, dan artefak-artefak aneh yang sedang dalam proses penanganan. Dinding-dindingnya dihiasi oleh peta-peta dunia yang menandai lokasi sebaran artefak terkutuk serta poster-poster panduan teknis tentang teknik anti-kutukan dan cara menangani sihir hitam, menjadikan ruangan ini pusat studi praktis yang komprehensif.

Fungsi utama ruangan ini adalah sebagai pusat sterilisasi magis. Ketika para gakusei kembali dari ekspedisi gelap membawa berbagai benda keramat atau makhluk kegelapan, mereka tidak boleh langsung membawanya sembarangan ke area umum asrama. Segala sesuatu harus dibawa ke sini terlebih dahulu untuk melalui proses penetralan dan pemurnian. Di atas meja-meja inilah energi jahat yang pekat dan mematikan pada objek-objek tersebut dilucuti perlahan-lahan hingga menjadi stabil dan aman untuk dipelajari lebih lanjut. Mengingat tingginya risiko dari objek yang sedang diproses—yang mungkin masih memiliki sisa-sisa kutukan aktif—akses ke ruangan ini sangat dibatasi. Hanya gakusei tingkat 3 ke atas yang diperbolehkan masuk, karena merekalah yang dianggap sudah memiliki cukup pengalaman lapangan dari ekspedisi dan mental yang kuat untuk menangani prosedur pemurnian yang rumit ini.

ymy hall of wisdom.png

 Yamiyo Hall of Wisdom 

Menjelajahi sisi akademis dari asrama ini, langkahmu akan membawamu ke sebuah ruangan luas yang dipenuhi ketenangan dan aroma kertas tua, yaitu Yamiyo Hall of Wisdom. Desain ruangan ini mencerminkan dedikasi serius terhadap ilmu pengetahuan; langit-langit sihirnya kembali memperlihatkan pusaran energi ungu yang memberikan penerangan alami namun mistis, ditambah dengan puluhan lampion kotak ungu yang menggantung rendah di atas deretan meja belajar. Dinding-dinding ruangan ini dipenuhi oleh rak-rak buku yang menjulang tinggi serta poster-poster akademis kuno bertuliskan "Counter-Curses" dan "Dark Magic Diagrams", yang menjadi referensi visual bagi para gakusei saat mendalami teori sihir. Di ujung ruangan, di bawah lambang rubah hitam yang besar, suasana terasa begitu hening dan kondusif, hanya terdengar suara gesekan pena bulu dan lembaran buku yang dibalik.

Fasilitas ini berfungsi sebagai aula belajar utama yang menjadi pusat kegiatan intelektual para gakusei Yamiyo setiap malamnya. Di sinilah tempat mereka mengerjakan tugas harian atau mengulang kembali pelajaran rumit yang didapat di ruang-ruang kelas Mahoutokoro. Atmosfer ruangan ini akan berubah menjadi sangat padat dan intens ketika musim ujian menjelang, di mana setiap kursi kayu di meja-meja panjang itu akan terisi penuh oleh gakusei yang belajar hingga larut. Namun, bahkan di hari-hari biasa—di sela-sela kesibukan rutin sekolah atau persiapan fisik untuk ekspedisi gelap—ruangan ini tidak pernah benar-benar sepi. Hal ini karena gakusei Yamiyo dikenal memiliki dahaga pengetahuan yang tinggi; bagi mereka, memahami teori di balik kegelapan sama pentingnya dengan kemampuan bertarung melawannya.

girls bedroom.jpeg

 Girls' Bedroom 

Sekarang, mari kita intip sedikit ke area yang lebih privat dan personal, yaitu Yamiyo Girls' Bedroom. Saat pintu kamar dibuka, kau akan langsung disuguhi nuansa gotik yang kental namun tetap terasa nyaman dengan dominasi warna ungu gelap dan elemen kayu hitam. Setiap kamar ini dirancang khusus untuk dihuni oleh tiga orang gakusei, dengan tiga tempat tidur besi yang tertata rapi, masing-masing dilengkapi bantal berbentuk mawar hitam. Langit-langitnya tinggi, dihiasi oleh lampu gantung mewah berornamen mawar hitam serta puluhan kertas jimat yang melayang turun, memberikan proteksi penuh saat mereka terlelap.

Selain tempat beristirahat, ruangan ini juga memenuhi kebutuhan gaya hidup penghuninya. Di sudut ruangan, terdapat meja rias antik lengkap dengan cermin besar dan peralatan kecantikan, fasilitas penting bagi para putri Yamiyo untuk merawat diri dan bersiap sebelum memulai aktivitas. Kenyamanan mereka semakin lengkap dengan adanya akses langsung ke fasilitas kamar mandi dan toilet sharing yang terletak di dalam kamar—terlihat dari pintu yang terbuka di sudut belakang yang menampilkan interior berlapis marmer hitam elegan—sehingga privasi mereka tetap terjaga tanpa harus keluar kamar.

Namun, hal yang paling menarik perhatian dan membedakan kamar ini dari asrama biasa adalah keberadaan sebuah meja ritual pendek yang diletakkan tepat di tengah ruangan. Di atas meja tersebut, dupa senantiasa dibakar mengepulkan asap wangi yang khas, dikelilingi oleh kristal-kristal hitam dan peralatan ritual kecil. Keberadaan meja dupa ini bukan sekadar pajangan, melainkan kebutuhan vital bagi keseharian mereka. Mengingat para gakusei Yamiyo sangat akrab dan dekat dengan dunia sihir gelap, mereka rutin melakukan ritual pembersihan diri dan pemasangan pagar gaib di meja ini setiap malam, memastikan bahwa tidak ada energi negatif atau ancaman sihir gelap yang menempel dan mengganggu tidur mereka.

boys bedroom.jpeg

 Boys' Bedroom 

Beralih ke sayap asrama putra, kau akan merasakan perubahan atmosfer yang cukup drastis begitu melangkah masuk ke dalam Yamiyo Boys' Bedroom. Jika kamar putri memiliki sentuhan elegansi gotik, ruangan ini memancarkan aura maskulin yang jauh lebih kaku dan tegas, menyerupai benteng pertahanan mini dengan dinding-dinding batu abu-abu gelap yang kokoh dan dingin. Sama seperti aturan sebelumnya, satu kamar ini dihuni oleh tiga orang gakusei, di mana masing-masing mendapatkan tempat tidur besi hitam dengan seprai berwarna ungu gelap. Fasilitas penunjang kebutuhan sehari-hari juga tersedia lengkap di sini, termasuk lemari pakaian kayu besar dan rak buku yang penuh dengan gulungan naskah kuno, serta akses langsung ke kamar mandi dan toilet sharing yang terletak di balik pintu lengkung batu di sudut ruangan.

Perbedaan paling mencolok terlihat pada elemen dekorasi dan fungsinya. Alih-alih meja rias, di sisi ruangan ini kau akan menemukan rak senjata kayu yang memajang katana, tombak sihir tempur, dan berbagai perlengkapan bela diri, menegaskan kesiapan mereka sebagai pelindung garis depan saat ekspedisi. Langit-langit kamarnya pun tampak lebih "ramai" dengan ratusan kertas jimat penolak bala yang menggantung padat di sela-sela lampu gantung, menciptakan kanopi perlindungan spiritual yang berlapis-lapis tepat di atas tempat tidur mereka.

Di tengah ruangan, tradisi spiritual tetap dipegang teguh dengan keberadaan meja ritual rendah yang dikelilingi oleh kristal ungu dan pedupaan yang terus menyala. Meja ini bukan sekadar hiasan, melainkan titik vital bagi keselamatan para gakusei putra. Mengingat interaksi intens mereka dengan entitas dan artefak berbahaya, mereka wajib melakukan ritual pembersihan energi dan pembakaran dupa pelindung setiap malam di meja ini. Ritual tersebut berfungsi untuk menjaga jiwa dan raga mereka dari sisa-sisa ancaman sihir gelap yang mungkin terbawa pulang, memastikan mereka tetap aman dan waras meski hidup berdampingan dengan kegelapan.

ymy kitchen.png

 Yamiyo Kitchen 

Melangkah masuk ke area logistik vital asrama, kau akan tiba di Yamiyo Kitchen. Ruangan ini jauh dari kesan dapur konvensional yang biasanya terang benderang; sebaliknya, tempat ini memancarkan aura misterius yang elegan dengan dominasi warna hitam dan ungu. Langit-langit kacanya yang tinggi menampilkan pemandangan langit sihir malam dengan bulan yang bersinar pucat, memberikan penerangan alami yang dramatis ke seluruh penjuru ruangan. Dinding-dindingnya dipenuhi oleh ukiran mawar hitam yang rumit serta rak-rak yang memajang toples-toples berisi bahan-bahan herbal dan rempah eksotis, sementara poster-poster "Nutritional Values" tertempel rapi sebagai panduan gizi. Di tengah ruangan, terdapat meja-meja persiapan marmer hitam dengan kuali-kuali yang siap digunakan, bersanding dengan area makan yang ditata apik di sisi lainnya.

 

Perlu kau ketahui bahwa operasional dapur ini memiliki ritme yang unik. Pada hari-hari sekolah reguler, dapur ini tidak menyajikan makanan berat karena seluruh kebutuhan konsumsi utama para gakusei ditangani langsung oleh Eiken di kastil utama Mahoutokoro. Yamiyo Kitchen baru akan beroperasi penuh menyajikan hidangan berat pada momen-momen khusus, seperti saat periode quest yang intens, minggu ujian yang melelahkan, atau saat liburan panjang bagi gakusei yang memilih menetap di asrama. Di masa-masa itulah, dapur ini mengambil alih tanggung jawab penuh untuk memastikan nutrisi para penghuni asrama terpenuhi dengan baik demi menjaga stamina mereka.

 

Namun, fungsi paling krusial dan sehari-hari dari dapur ini sebenarnya lebih mirip dengan laboratorium farmasi herbal. Mengingat risiko tinggi dari ekspedisi gelap yang dilakukan para gakusei, dapur ini menjadi pusat peracikan ramuan medis darurat. Seringkali, kuali-kuali di sini mengepulkan uap beraroma tajam yang bukan berasal dari sup, melainkan dari ramuan penetral kutukan atau eliksir penyembuh luka. Ketika ada gakusei yang pulang dari ekspedisi gelap dalam kondisi terluka atau terpapar energi jahat, staf dapur atau gakusei senior akan segera meracik penawar khusus di sini untuk memulihkan kondisi fisik dan menetralisir efek sihir gelap yang menempel pada tubuh rekan mereka.

studs dark expedition 8.png
studs dark expedition 6.png
studs dark expedition 7.png

© YAMIYO HOUSE, MAHOUTOKORO JP SCHOOL

FOR ROLEPLAYING PURPOSES ONLY

PROPERTY OF MAHOUTOKORO  JP © 2024 ALL RIGHTS RESERVED
WEBSITE BY DAICHI TOSHIRO FOR ROLEPLAYING PURPOSES ONLY

bottom of page