学務課; Crafting Futures, Weaving Dreams: Student Affairs, Shaping Tomorrow's Wizards.
学務課; Crafting Futures, Weaving Dreams: Student Affairs, Shaping Tomorrow's Wizards.
闇の魔術学 - YAMI NO MAJUTSUGAKU
ILMU SIHIR GELAP
DARK SORCERY STUDIES
Catatan:
-
Seluruh penjelasan di halaman ini ditulis oleh pengajar mata pelajaran. Jika ada hal yang kurang jelas, silakan menghubungi pengajar ( @KazekamiSensei ).
-
Klik pada setiap elemen yang bergerak untuk mempermudah navigasi.
Biografi Pengampu
Ilmu Sihir Gelap
Nama Lengkap Pengajar
-
Romaji:Kazekami Hiroka
-
Kanji: 風神恕花
Tempat dan Tanggal Lahir
-
Tempat: Prefektur Hokkaido, Jepang
-
Tanggal Lahir: 31 Agustus 2002
Asal Usul Singkat
Di bawah langit senja yang digelayuti abu dupa, Abe Yamamoto berdiri di tengah lingkaran segel yang hampir sempurna—hampir. Ia adalah onmyoji yang menantang batas, mencoba menaklukkan kekuatan Kyubi no Kitsune dengan ritual kuno yang diwariskan turun-temurun. Namun Kyubi bukan sekadar roh liar; ia adalah kehendak yang tak bisa dipaksa tunduk. Saat mantra mencapai puncaknya, segel itu retak, berbalik arah, dan bukannya mengurung sang rubah, justru menelan anaknya sendiri—Abe Hiroka—sebagai wadah takdir yang tak pernah ia pilih.
Sejak hari itu, Hiroka tumbuh bukan sendirian, melainkan bersama bisikan dan kehadiran yang hidup di dalam dirinya. Awalnya Kyubi hanya terikat, menunggu waktu untuk membebaskan diri. Namun sesuatu yang tak terduga terjadi—melalui denyut nadi Hiroka, melalui luka, tawa, dan kesepian manusia, Kyubi mulai merasakan sesuatu yang selama ini asing baginya: hati. Empati yang perlahan tumbuh, rasa memiliki yang tak bisa dijelaskan, dan keinginan untuk tetap tinggal. Bukan karena tak mampu lepas, tetapi karena untuk pertama kalinya, ia tidak ingin pergi.
Tahun-tahun berlalu, dan Hiroka belajar hidup berdampingan dengan kekuatan yang dahulu dianggap kutukan. Ia bukan lagi sekadar wadah segel, melainkan jembatan antara dua dunia. Ia mencintai, dicintai, dan pada akhirnya menikah, meninggalkan nama lamanya untuk menjadi Kazekami Hiroka. Di balik senyumnya yang tenang, bersemayam makhluk yang dulu ditakuti sebagai kehancuran. Namun kini, Kyubi tidak lagi hanya simbol kekuatan—melainkan bagian dari jiwa yang memilih untuk tetap tinggal, bukan karena terpaksa, tetapi karena ia akhirnya mengerti arti menjadi hidup.
Perjalanan hidup Hiroka sebagai pengampu kelas Ilmu Sihir Gelap berawal dari permintaan dari Haruma Sensei. Permintaan itu datang melalui surat, berisi permintaan yang jelas dan tegas namun tanpa disertai alasan dibalik permintaan itu.

Sifat dan Cara Memperlakukan Murid di Kelas
Hiroka dikenal lembut dan menenangkan, dengan aura keibuan yang membuat murid merasa aman di sekitarnya. Ia berbicara dengan nada halus, penuh kesabaran, dan selalu memberi ruang bagi murid untuk tumbuh tanpa tekanan berlebihan. Meski di dalam dirinya bersemayam Kyubi no Kitsune, sisi manusiawinya justru mendominasi—ia memahami ketakutan, keraguan, dan luka kecil yang sering disembunyikan murid. Ia tidak hanya mengajar, tetapi juga menjaga, seolah setiap murid adalah sesuatu yang berharga dan harus dilindungi.
Kebiasaan dalam Kelas Ketika Mengajar
-
Selalu membuka kelas dengan ritual penenang sederhana seperti menyalakan dupa halus atau menyentuh jimat pelindung untuk menstabilkan energi ruangan.
-
Berjalan perlahan di antara murid, mengamati dengan tenang, lalu membimbing secara personal dengan sentuhan ringan dan penuh kehati-hatian.
-
Memberikan instruksi bertahap dan sabar, menyesuaikan dengan ritme masing-masing murid.
-
Menyisipkan pujian kecil yang tulus saat melihat usaha, bukan hanya hasil.
-
Sesekali terdiam sejenak, memberi ruang bagi murid untuk merasakan dan memahami, bukan sekadar berpikir.
Yang Disuka Ketika Mengajar
-
Murid yang pantang menyerah dan tetap mencoba meski ragu atau takut.
-
Kejujuran dalam mengakui kelemahan, kesalahan dan batas diri.
-
Proses perlahan ketika murid mulai mempercayai dirinya sendiri.
-
Hubungan hangat antar murid yang saling menjaga dan tidak saling menjatuhkan.
-
Momen kecil ketika seorang murid akhirnya “mengerti” dengan caranya sendiri.
-
Ketulusan dalam belajar, tanpa ambisi berlebihan untuk sekadar menjadi yang terkuat.
Yang Tidak Disuka Ketika Mengajar
-
Murid yang menyakiti diri sendiri dengan pikiran negatif atau meremehkan kemampuannya.
-
Sikap dingin atau kasar yang merusak rasa aman dan kenyamanan dalam kelas.
-
Memaksakan diri melampaui batas hingga melupakan keseimbangan
-
Sikap gegabah yang membahayakan diri sendiri atau orang lain.
-
Menganggap proses belajar sebagai sesuatu yang harus sempurna, bukan sesuatu yang dijalani.
-
Lingkungan yang membuat murid merasa harus bersaing secara tidak sehat.
Kutipan Hiroka
“Tidak semua hal harus dipahami sekarang. Beberapa hal butuh waktu.”
Asisten Hiroka
-
Nama: Genzō (幻蔵)
-
Jenis: Tengkorak Hidup (Undead), entitas terkutuk yang terjebak di antara dunia roh dan dunia fisik.
Biografi Singkat
Genzō bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan residu dari ambisi yang melampaui batas kemanusiaan. Pada periode Edo, ia dikenal sebagai praktisi kontroversial Sihir Gelap yang memandang sihir bukan sebagai alat, tetapi sebagai jalan memahami eksistensi. Baginya, hidup dan mati adalah satu siklus yang dapat dipelajari dan dikendalikan. Obsesi ini menghancurkan batas moralnya. Ia melakukan eksperimen pada energi spiritual hingga jiwa manusia, meninggalkan catatan berisi lingkaran ritual kompleks, pemanggilan roh, dan teori “resonansi jiwa pasca kematian.” Dalam upaya mencapai keabadian melaluinekromansi, ia menjalankan ritual untuk mengikat kesadaran ke wadah abadi. Nahas, hasil yang menyimpang berujung pada malapetaka. Genzō tidak menjadi abadi secara sempurna, melainkan terjebak sebagai tengkorak hidup—sadar sepenuhnya, namun berada di antara hidup dan mati. Ia membuktikan teorinya, tetapi dengan harga yang tak bisa dibatalkan.

Kebiasaan dan Tugas di Kelas
Di kelas Sihir Gelap Mahoutokoro, ia berperan sebagai “penguji batas.” Ia kerap menyela penjelasan Kazekami Hiroka Sensei untuk memancing pemikiran kritis, meyakini bahwa pemahaman sejati lahir dari konfrontasi dengan ketakutan. Dan tak jarang membanding-bandingkan Kazekami Hiroka dengan pengampu terdahulu. Ciri khasnya adalah berbisik di telinga murid dengan suara seperti gema kosong, serta menciptakan ilusi nekromantik—bayangan dan suara tanpa sumber—untuk menguji fokus dan ketahanan mental mereka.
Sebagai asisten Kazekami Hiroka, Genzō memiliki beberapa tugas penting di kelas:
-
Mengawasi praktik sihir gelap yang dilakukan murid-murid, memastikan mereka tidak melewati batas yang berbahaya.
-
Memberikan penjelasan tambahan tentang sejarah dan teori Sihir Gelap, terutama dalam topik-topik yang berkaitan dengan Nekromansi dan kutukan.
-
Bertindak sebagai pengawas dalam ujian praktik, memberikan evaluasi ketat dan hukuman bagi murid yang sembrono atau terlalu percaya diri.
-
Menjaga dan merawat artefak-artefak berbahaya yang digunakan dalam pembelajaran, memastikan tidak ada murid yang menyalahgunakannya.
Meskipun kehadirannya sering membuat murid merasa tidak nyaman, Genzō adalah pengingat nyata bahwa konsekuensi dari penggunaan Sihir Gelap yang ceroboh bisa sangat fatal. Ia adalah bukti hidup—atau lebih tepatnya, bukti mati—dari apa yang terjadi jika seseorang terlalu jauh terlibat dalam kekuatan kegelapan tanpa kendali yang tepat.
Peraturan Kelas
Ilmu Sihir Gelap
Aturan Umum
-
Murid diperkenankan OOT selama jam plotting kelas (18:00-23:59 WIB) apabila telah menyelesaikan plotting kelas.
-
Izin tidak hadir atau cuti tidak diperlukan karena tidak ada tugas pengganti kelas.
-
Apabila ada hal-hal yang belum jelas mengenai panduan kelas dapat segera menghubungi Sensei pengampu. Apabila tidak ada Sensei pengampu atau Sensei pengampu lambat merespon, hubungi Kantor Student Affairs.
Aturan Plot Kelas
-
Narasi memiliki minimal 10 di luar kepala utas.
-
Tidak diperkenankan one liner dan god-mod karakter sensei berlebihan
-
Jika terdapat pertanyaan dalam panduan, jawaban wajib menandai (tagging) Sensei dan mencantumkan ID. Contoh: No. ID - Jawaban @Username Sensei.
-
Terdapat minimal 1 tweet yang menjelaskan highlight materi menggunakan bahasa sendiri serta menandai (tagging) atau mention ke akun Sensei.
-
Highlight Materi bertujuan untuk merangkum penjelasan pengajar dengan bahasa sendiri secara singkat dan relevan. Tidak perlu mencakup keseluruhan materi, cukup menyoroti satu bagian yang dianggap penting atau berkesan.
-
Contoh: "Sensei menjelaskan tentang ABCD. Dari yang saya pahami, A memiliki konsep ini..., yang berpengaruh terhadap...."
-
Satu pernyataan singkat sudah memadai, selama mencerminkan pemahaman atau upaya murid dalam mencerna materi yang diberikan.
-
-
Pertanyaan seputar materi (atau apapun) yang diajukan dalam plot tidak akan menerima jawaban. Jika ingin menerima jawaban, bertanyalah dalam ranah Eksplorasi Materi.
-
Batas pengisian presensi kelas adalah pukul 07:00 pagi (GMT+7:00) keesokan harinya setelah jadwal kelas.
-
Adanya aturan ini untuk memberikan toleransi apabila ada yang lupa atau terkendala urusan teknis.
-
Pengisian setelah pukul 07:00 pagi wajib memberikan informasi terlebih dahulu pada Sensei pengampu. Apabila tidak, maka presensi tidak dihitung dan murid dianggap tidak hadir.
-
Keterlambatan pengisian presensi yang dapat ditoleransi (jika sudah mendapat lampu hijau dari Sensei pengampu) adalah H+1 setelah jadwal kelas, dengan batas waktu pukul 03:00 sore (GMT+7:00). Setelahnya, tidak dapat diterima dengan alasan apapun.
-
Eksplorasi Materi
Merupakan aktivitas OPSIONAL yang dapat dilakukan setelah kelas berakhir, dengan tujuan menggali lebih dalam materi yang telah diajarkan. Ada 3 aktivitas Eksplorasi Materi yang dapat dipilih oleh murid, yaitu:
-
Pengajuan Pertanyaan
-
Dimana murid mengajukan pertanyaan seputar materi. Maksimal pertanyaan yang boleh diajukan adalah 1 pertanyaan dan tidak bercabang. Pertanyaan diajukan melalui kolom yang tersedia pada akun X pengajar.
-
-
Uraian Reflektif Pembelajaran
-
Dimana murid membuat teks reflektif pembelajaran singkat terkait pertemuan yang sudah dilakukan, dengan menekankan pada pemahaman materi. Contoh: tekan di sini.
-
-
Tugas
-
Dimana murid mengerjakan tugas sesuai apa yang diinstruksikan oleh pengajar dalam narasi alur kelas. Apabila tugas yang diberikan mirip dengan uraian reflektif, maka cukup melakukan pengerjaan tugas.
-
Adapun beberapa ketentuan seputar pengerjaan aktivitas Eksplorasi Materi:
-
Aktivitas Eksplorasi Materi dapat dilakukan dengan mengisi form yang telah disediakan di dalam Panduan Kelas, dalam rincian catatan dan dokumen pendukung.
-
Dipersilakan apabila ingin mengerjakan semua aktivitas Eksplorasi Materi untuk satu pertemuan.
-
Diisi paling lambat di hari Sabtu setelah pertemuan berakhir.
-
Reward dari pengerjaan eksplorasi materi adalah poin yang dijabarkan dalam penjelasan Bonus Kelas, yang nantinya dapat ditukar dengan GP/RP/Uang (両).
Bonus Kelas
Kelas Ilmu Sihir Gelap menggunakan sistem poin berupa 💀 Shin'enbon (深淵骨 / Tulang dari Kegelapan Abadi), yang mencerminkan pemahaman, kreativitas, dan keaktifan gakusei dalam mendalami Ilmu Sihir Gelap.
Shin'enbon diberikan dengan ketentuan berikut:
-
Mencantumkan minimal 3 gambar (telah disediakan di panduan kelas) dalam plot kelas akan mendapatkan 2💀.
-
Membuat plot kelas dengan narasi tepat 25 postingan (di luar headplot dan endplot) mendapatkan 3💀.
-
Menjawab pertanyaan dalam panduan dengan format yang tepat mendapatkan 2💀.
- Mengajukan pertanyaan terkait materi akan mendapatkan 1💀.
-
Hanya diperbolehkan mengajukan 1 pertanyaan, tidak boleh bercabang.
-
Pertanyaan akan dijawab oleh Sensei pengampu mata pelajaran dalam melalui
cuitan. -
Pertanyaan yang diajukan melalui narasi plot tanpa mengisi formulir
eksplorasi materi tidak akan dihitung maupun dijawab.
-
-
Hanya diperbolehkan mengajukan 1 pertanyaan, tidak boleh bercabang.
-
Membuat uraian reflektif akan mendapatkan 5 - 7💀, bergantung pada isi uraian yang dikerjakan. Penilaian dilakukan secara subjektif oleh Sensei pengampu.
Pengurangan Shin'enbon dapat terjadi apabila murid melanggar ketentuan berikut:
-
-1💀 jika format tidak sesuai saat menjawab pertanyaan dalam panduan plot.
-
-3💀jika melanggar ketentuan eksplorasi materi bagian pengajuan pertanyaan.
Poin 💀 dapat ditukarkan menjadi GP/ RP/両 dengan ketentuan berikut:
-
Satu poin 💀 memiliki nilai tukar: 5GP/10RP/両20
-
Murid bisa memilih hendak ditukarkan ke GP/RP/両 (hanya salah satu).
-
Penukaran akan diinformasikan oleh Sensei pengampu dan wajib dilakukan paling lambat di hari Senin setelah pekan kedua pembelajaran berlangsung, dengan batas waktu pukul 23:59 (GMT+7:00).
Gakusei yang berhasil mengumpulkan poin 💀 terbanyak dalam satu periode akan dianugerahi gelar 深淵の骸王 (Shin'en no Gaiō / Raja Kerangka dari Kegelapan Abadi) sebagai bentuk pengakuan tertinggi atas pemahamannya yang mendalam, konsistensi, dan penguasaan dalam Ilmu Sihir Gelap.
Tugas
Murid yang mengerjakan tugas akan mendapatkan 両50 - 両200, berdasarkan tingkat kesulitan tugas dan kesesuaian dengan instruksi serta tingkat kreativitas murid. Penilaian dilakukan oleh pengampu mata pelajaran.
Tingkat kesulitan tugas:
-
Mudah (両50 - 両100): membuat jurnal/laporan.
-
Sedang (両100 - 両150): melakukan plotting tugas.
-
Sulit (両150 - 両200): melakukan plotting tugas dan membuat jurnal/laporan
Ujian
-
Dalam pelaksanaan ujian, tidak disediakan kisi-kisi sebagai panduan belajar. Sebagai gantinya, peserta ujian diharapkan untuk mempelajari seluruh materi yang terdapat dalam buku pendamping dalam setiap panduan kelas.
-
Setiap tingkatan kelas akan menghadapi ujian dengan jumlah soal sebanyak lima butir. Setiap soal disajikan dalam format pilihan ganda, dengan lima opsi jawaban yang tersedia.
.png)



